ABSTRAK Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Arum Sari Mufada
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Pemodelan pandu gelombang saluran yang efisien sekaligus akurat merupakan kebu-
tuhan mendasar dalam perancangan sirkuit optika terintegrasi. Metode indeks bias
efektif (Effective Index Method, EIM) kerap menjadi pilihan utama karena formula-
sinya sederhana dan waktu komputasinya singkat, tetapi akurasinya terbatas akibat pe-
ngabaian medan pada daerah sudut (corner effect) serta reduksi masalah dua dimensi
menjadi dua masalah satu dimensi berturut-turut. Penelitian ini bertujuan memetakan
batas validitas EIM dalam mengestimasi indeks bias efektif (Neff) dan faktor konfine-
men daya (?) pada pandu gelombang saluran berpenampang persegi panjang tipe buri-
ed, embedded, dan ridge, melalui perbandingan terhadap metode Variational Effective
Index Method (VEIM) dan Full-Vectorial Finite-Difference Method (FV-FDM) pada
variasi kontras indeks bias, rasio lebar terhadap tinggi teras (w/d), dan kedalaman etsa.
Pada struktur buried, galat relatif EIM mencapai puncak pada kontras ?n = 0,5 (1,4%
terhadap FV-FDM dan 1,5% terhadap VEIM) akibat pengabaian corner effect, kemudi-
an meluruh secara asimtotik hingga 0,03% pada ?n = 8,0. Pembesaran rasio w/d dari
1 hingga 10 pada luas teras tetap menurunkan Neff dan ? (dari 67,1% menjadi 34,1%
pada ?n = 0,2), tetapi menekan galat EIM karena geometri saluran semakin mendekati
struktur planar. Pada struktur embedded, variasi kontras selubung atas hanya mengu-
bah Neff pada orde 10?3 dengan galat EIM yang stabil pada 0,30–0,32%, menunjukkan
bahwa pengurungan medan didominasi oleh kontras substrat–teras. Pada struktur ridge,
penambahan kedalaman etsa dari 0,2 ?m hingga 0,8 ?m meningkatkan ? dari 58,6%
menjadi 94,8%, namun galat EIM terhadap FV-FDM membengkak dari 0,20% menjadi
1,68% karena ketidakmampuan EIM memodelkan diskontinuitas medan di sudut etsa.
Perpustakaan Digital ITB