DAFTAR ISI Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN Marvasha Puteri Sabina
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Kompleksitas dan variabilitas geologi yang sangat tinggi pada endapan nikel laterit menuntut adanya metode estimasi sumber daya yang valid dan terintegrasi dengan kontrol geologi guna meminimalkan risiko ketidakakuratan. Penelitian ini dilaksanakan di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Vale Indonesia Tbk, Blok Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan luas area kurang lebih 0,7 km². Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik endapan nikel laterit, melakukan pemodelan geologi tiga dimensi, dan menentukan estimasi jumlah sumber daya nikel laterit menggunakan Metode Geostatistik Ordinary Kriging.
Penelitian ini mengintegrasikan data primer berupa struktur lapangan dan petrografi serta sekunder berupa data bor, topografi, dan DEM. Pengolahan diawali dengan mendeliniasi domain geologi (limonit, saprolit, dan batuan dasar) menggunakan Leapfrog Geo 5.1. Setelah domain tervalidasi secara statistik, pemodelan variogram dan estimasi blok model dilakukan menggunakan metode geostatistik pada Isatis.neo-mining 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik endapan nikel laterit di area kajian memiliki batuan dasar berupa peridotit (lherzolit dan harzburgit) serta dunit, di mana proses laterisasinya sangat dikontrol oleh topografi dan struktur geologi. Secara geokimia, pelindian intensif unsur mobile memicu pengayaan residu unsur immobile pada zona limonit serta pengayaan supergen yang mengonsentrasikan unsur ekonomis pada zona saprolit. Berdasarkan pemodelan Ordinary Kriging, total sumber daya nikel pada zona limonit (cut-off grade 0,8%) mencapai 7,16 juta ton, yang terdiri dari kategori terukur sebesar 5,41 juta ton, tertunjuk 840 ribu ton, dan tereka 909 ribu ton. Sementara itu, total sumber daya pada zona saprolit (cut-off grade 1,5%) adalah sebesar 2,76 juta ton, dengan klasifikasi terukur 597 ribu ton, tertunjuk 1,02 juta ton, dan tereka 1,13 juta ton.
Perpustakaan Digital ITB