digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Fadhil Maulana Hanif [17222050]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Budaya fast fashion yang mengutamakan kesempurnaan visual industri telah memicu penurunan apresiasi terhadap autentisitas material. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi teknik stonewashing pada denim guna mewujudkan estetika wabisabi yang merepresentasikan keindahan dalam ketidaksempurnaan dan jejak waktu yang diimplementasikan pada busana utilitarian dengan fokus fungsionalitas serta daya tahan. Menggunakan metode kualitatif eksperimental, data primer diperoleh melalui survei di Sakura Textile Mills dan Army Jeans Bandung serta uji coba mix technique handcrafted di studio pada material denim 12,5 oz dan 14 oz. Hasil eksperimen divalidasi menggunakan teori warna Kobayashi (1990) untuk memetakan citra natural dan calm yang sesuai dengan prinsip filosofis penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode stonewashing manual menghasilkan peluruhan warna yang lebih ekspresif dan beragam dibandingkan finishing mesin industri yang cenderung homogen. Setiap metode memberikan keunikan visual berupa efek penuaan matang dengan tetap menjaga kekuatan dan integritas serat kain. Implementasi desain pada koleksi busana menyinkronisasikan siluet protektif dan detail perangkat keras logam fungsional dengan estetika peluruhan material. Hasil eksperimen ini diwujudkan melalui pencapaian warna Medium Gray (N5) pada Set Busana 2, serta Slate Blue (PB/Gr) pada Set Busana 1 dan 3. Penelitian ini memberikan sumbangan berupa pendekatan desain pakaian yang mengharmonisasikan nilai estetika wabi-sabi dengan standar daya tahan dan fungsionalitas busana utilitarian.