Saat ini industri fashion, khususnya industri tekstil, tengah menghadapi tantangan besar
terkait pengelolaan limbah. Maraknya fast fashion menjadi salah satu penyebab
meningkatnya produksi limbah tekstil yang kini menjadi isu lingkungan global. Selain
limbah pakaian, limbah benang juga turut berkontribusi terhadap penumpukan limbah
tekstil yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan
inovasi material yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, salah satunya melalui
penggunaan material alami seperti bioplastik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengeksplorasi potensi dan kemungkinan-kemungkinan yang dihasilkan oleh
bioplastik berbasis agar-agar yang dikombinasikan dengan serat dari limbah benang
sebagai alternatif material ramah lingkungan. Metode pengumpulan data yang
digunakan meliputi studi literatur, observasi, eksperimen, dan eksplorasi material.
Penelitian dilakukan melalui proses eksperimen formulasi bioplastik serta eksplorasi
karakter fisik dan visual material menggunakan teknik solution casting. Karya yang
dihasilkan dari penelitian ini berupa enam desain mini bag dengan material bioplastik
berbasis agar-agar dan limbah benang. Variasi jenis, warna, dan ukuran limbah benang
menghasilkan tampilan visual yang beragam dan menarik. Dengan demikian, hasil
penelitian menunjukkan bahwa bioplastik berbahan dasar agar-agar dapat
dikombinasikan dengan limbah benang dan berpotensi menjadi alternatif material
fashion yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB