digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2021 TA PP BAGUS AJI NUGROHO 1.pdf ]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» ITB

Jam tangan merupakan sebuah alat yang digunakan sebagai penunjuk waktu dan merupakan bagian dari aksesoris fesyen. Sebagai salah satu tren yang mulai berkembang di Indonesia pada bidang jam tangan yaitu penggunaan material yang sustainable dan jam tangan keramik merupakan salah satu opsinya. Green design dan sustainable design merupakan suatu kesatuan dimana dalam memenuhi desain yang berkelanjutan diperlukan beberapa aspek seperti sustainable material. Dalam desain berkelanjutan tersebut, dapat pula produk atau sebuah desain mengunggulkan suatu kampanye mengenai penggunaan produk yang dapat membuat suatu perubahan sosial pada masyarakat, sehingga jangka waktu atau tingkat konsumerisme dari manusia berkurang. Perkembangan jam tangan berbahan yang ramah lingkungan dimulai dari penggunaan material kayu sebagai material yang digunakan. Kayu bukanlah material yang tepat bila digunakan sebagai material jam tangan. Apabila dilihat lebih jauh, proses dalam mendapatkan kayu yang digunakan masih memanfaatkan penebangan pohon sehingga terdapat masalah yang ditimbulkan dari penggunaan material kayu. Material keramik merupakan salah satu pilihan dalam penggunaannya sebagai material yang sustainable dapat dilihat melalui tingkat ketahanan keramik yang hampir abadi apabila benda keramik tersebut tidak rusak. Material yang digunakan berfokus pada material soft porcelain yang memiliki karakteristik yang akan di eksplorasi lebih mendalam. Soft porcelain merupakan material tanah liat yang terbentuk dari feldspar, kaolin, serta abu tulang (Bone Ash) serta memiliki sifat sebagaimana porselen, namun dengan suhu bakar yang lebih rendah, sehingga apabila diolah dengan menggunakan teknik tertentu, bone china diharapkan dapat menjadi alternatif keramik porselen sebagaimana soft porcelain membutuhkan energi gas dalam pembakaran yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan porselen. Keramik memang memiliki keterbatasan, namun keramik memiliki sifat lain yang dapat dimanfaatkan dalam proses desain jam tangan pria. Keterbatasan sifat keramik dapat diminimalkan dengan dua metode, yaitu dengan olah bentuk desain ataupun dengan memodifikasi material sehingga diharapkan bahwa keramik soft porcelain dapat menjadi alternatif material yang memiliki sustainability bila dibandingkan dengan material lain.