digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - PRADIGTA HISYAM RAMADHAN
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Metode biosensor elektrokimia menjadi salah satu alternatif diagnostik point-ofcare (POCT) karena sifatnya yang cepat dan hasilnya yng bersifat kuantitatif. Penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi EBstat, sebuah instrumen potensiostat custom-built berbasis mikrokontroler nRF52840 dan IC analog frontend (AFE) LMP91000, dengan antarmuka pengguna berbasis aplikasi Android. EBstat dirancang untuk melakukan lima teknik voltametri, yaitu chronoamperometry (CA), cyclic voltammetry (CV), normal pulse voltammetry (NPV), differential pulse voltammetry (DPV), dan square ware voltammetry (SWV). Validasi dilakukan melalui pengukuran dummy cell, pengukuran larutan standar kalium ferisianida (K3[Fe(CN)6]) pada elektroda screen-printed carbon (SPCE). Performa EBstat dibandingkan dengan potensiostat komersial PalmSens4 dengan menggunakan analisis Bland-Altman, serta ditentukan resolusi pembacaannnya dalam bentuk limit of detection (LoD) dan limit of quantification (LoQ). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa EBstat mampu mengukur arus puncak pada metode CV, DPV, NPV, dan SWV dengan linearitas R2 sebesar 0.97- 0.99, sesuai dengan persamaan Randles–Šev?ík. Akan tetapi, pengukuran metode CA masih belum menyerupai performa PalmSens4 dan metode NPV tidak dapat dilakukan analisis Bland-Altman karena parameter yang digunakan membatasi profilnya pada PalmSens4. Analisis Bland-Altman menunjukkan bias pengukuran sebesar 0.66 ?A (LoA: -12.04 hingga 13.36 ?A) pada CV, bias persentase -119.11% (LoA: -102.57% hingga -135.65%) pada DPV yang mengindikasikan overestimasi arus secara konsisten, dan bias logaritmik sebesar -0.04 (setara rasio EBstat/PalmSens4 ? 0,96) pada SWV dengan rentang LoA yang cukup lebar. Nilai LoD dan LoQ EBstat pada metode DPV masing-masing sebesar 26.94 ?M dan 75.62 ?M, sedangkan pada SWV sebesar 89.81 ?M dan 252.07 ?M, menunjukkan DPV memberikan sensitivitas deteksi yang lebih baik dibandingkan dengan SWV. Secara keseluruhan, EBstat berpotensi menjadi alternatif potensiostat yang murah dan portabel untuk aplikasi POCT, dengan mekanisme pemilihan resistansi transimpedans (RTIA) yang diduga menjadi sumber utama bias pengukuran dan menjadi target perbaikan pada pengembangan selanjutnya.