Mine Maintenance adalah divisi di dalam PT. Freeport Indonesia yang mempunyai tanggung
jawab dalam melakukan perawatan dan perbaikan peralatan yang digunakan di tambang
permukaan Grasberg dan seluruh tambang bawah tanah. Penggunaan teknologi yang makin
meningkat dari tahun ke tahun menuntut organisasi untuk terus berkembang
Permasalahan yang muncul di divisi berkaitan dengan pengelolaan pengetahuan yang di tandai
dengan munculnya gejala- gejala yang ada diantaranya: adanya kesalahan yang berulang, kesulitan
menemukan ahli dan referensi saat mengalami permasalahan pada proyek, lambatnya
pengambilan keputusan, perbedaan tingkat kinerja antar group yang berbeda dan adanya kesulitan
bagi suksesor dalam menggantikan karyawan yang pensiun.
Berdasarkan permasalahan yang muncul berkaitan dengan sistem manajemen pengetahuan, maka
peneliti melakukan penelitian terhadap kondisi aktual divisi melalui observasi langsung , interview
dengan pihak manajemen dan melakukan studi literatur untuk mencari akar penyebab masalah
menggunakan diagram pohon. Dengan menggunakan kerangka kerja yang sudah ada berupa: tiga
komponen manajemen pengetahuan, model SECI, dan aliran manajemen pengetahuan maka
dilakukan analisa terhadap akar permasalahan dan di susun kerangka dari penyelesain
permasalahan yang ada.
Hasil akhir dari thesis ini berupa rekomendasi terhadap divisi untuk melakukan perbaikan pada
visi, misi dan tujuan divisi, melakukan pebaikan proses pengelolaan pengetahuan dan
memperbaiki sistem teknologi informasi yang sudah ada agar dapat dimaksimalkan untuk
pengelolaan pengetahuan. Perbaikan tersebut akan dituangkan dalam sistem manajemen
pengetahuan dan model aliran manajemen pegetahuan.
Perpustakaan Digital ITB