digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Teknologi mikrofluida menawarkan keunggulan dalam manipulasi fluida berskala mikroliter hingga nanoliter, salah satunya untuk pemisahan partikel. Salah satu metode yang banyak dikembangkan adalah Pinched Flow Fractionation (PFF), yang bekerja berdasarkan aliran fluida pada saluran penyempit. Pada penelitian ini dikaji variasinya, yaitu Asymmetric Pinched Flow Fractionation (APFF), yang memiliki fleksibilitas lebih baik melalui modifikasi outlet asimetris. Penelitian dilakukan dengan metode simulasi numerik menggunakan perangkat lunak COMSOL Multiphysics dan didukung uji eksperimen skala laboratorium. Variasi parameter meliputi ukuran, massa jenis, volume partikel, serta perbandingan laju aliran pada inlet. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pemisahan partikel dipengaruhi oleh massa dan ukuran partikel, di mana partikel dengan massa lebih kecil terdorong menuju outlet awal, sedangkan partikel lebih berat cenderung menuju outlet tengah. Simulasi pewarna menunjukkan dominasi aliran dengan kecepatan lebih tinggi, yang konsisten dengan hasil eksperimen. Keselarasaan antara simulasi dan eksperimen membuktikan bahwa simulasi numerik dapat digunakan sebagai prediksi awal sebelum eksperimen nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi pada desain sistem APFF yang lebih efisien untuk aplikasi biomedis dan lingkungan, khususnya dalam pemisahan partikel dan sel.