Teknologi mikrofluida menawarkan keunggulan dalam manipulasi fluida
berskala mikroliter hingga nanoliter, salah satunya untuk pemisahan partikel.
Salah satu metode yang banyak dikembangkan adalah Pinched Flow
Fractionation (PFF), yang bekerja berdasarkan aliran fluida pada saluran
penyempit. Pada penelitian ini dikaji variasinya, yaitu Asymmetric Pinched
Flow Fractionation (APFF), yang memiliki fleksibilitas lebih baik melalui
modifikasi outlet asimetris. Penelitian dilakukan dengan metode simulasi
numerik menggunakan perangkat lunak COMSOL Multiphysics dan didukung
uji eksperimen skala laboratorium. Variasi parameter meliputi ukuran, massa
jenis, volume partikel, serta perbandingan laju aliran pada inlet. Hasil simulasi
menunjukkan bahwa pemisahan partikel dipengaruhi oleh massa dan ukuran
partikel, di mana partikel dengan massa lebih kecil terdorong menuju outlet
awal, sedangkan partikel lebih berat cenderung menuju outlet tengah. Simulasi
pewarna menunjukkan dominasi aliran dengan kecepatan lebih tinggi, yang
konsisten dengan hasil eksperimen. Keselarasaan antara simulasi dan
eksperimen membuktikan bahwa simulasi numerik dapat digunakan sebagai
prediksi awal sebelum eksperimen nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi
pada desain sistem APFF yang lebih efisien untuk aplikasi biomedis dan
lingkungan, khususnya dalam pemisahan partikel dan sel.
Perpustakaan Digital ITB