digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dokumen Asli
Terbatas  Dede Bagja Sembada
» Gedung UPT Perpustakaan

Kegiatan praktikum pada pendidikan sarjana Teknik Elektro sangat bergantung pada ketersediaan peralatan ukur yang andal, termasuk kabel konektor banana 4mm. Dalam praktiknya, degradasi kabel yang disebabkan oleh penggunaan berulang, konektor yang longgar, serta oksidasi dapat meningkatkan resistansi internal yang berpotensi mengganggu akurasi data eksperimen. Pengujian kontinuitas konvensional terbukti tidak memadai untuk mendeteksi degradasi tersebut karena hanya memverifikasi konektivitas elektrik tanpa mempertimbangkan karakteristik resistifnya. Tugas Akhir ini menyajikan desain dan implementasi sistem deteksi kelayakan kabel banana 4mm berbasis resistansi untuk kebutuhan laboratorium. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan subsistem switching berbasis relai, subsistem daya khusus, serta desain casing produk yang kokoh secara mekanik. Subsistem switching menggunakan relai yang dikendalikan oleh mikrokontroler melalui rangkaian driver BJT untuk memfasilitasi metode pengukuran resistansi empat kawat (four-wire measurement), uji kontinuitas, serta pembalikan arus (current reversal) guna mitigasi gaya gerak listrik (EMF). Subsistem daya menggunakan catu daya terintegrasi dengan pemisahan bidang ground analog dan digital untuk meningkatkan stabilitas pengukuran dan mereduksi kopling noise. Selain itu, desain casing dirancang untuk memenuhi standar ergonomi, keamanan pengguna, durabilitas, dan manajemen termal dengan mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta lingkungan. Analisis eksperimental menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan kabel yang terdegradasi dengan resistansi tinggi dari kabel layak pakai, sehingga memberikan penilaian yang lebih andal dibandingkan pengujian kontinuitas konvensional. Instrumen ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi laboratorium, reliabilitas pengukuran, serta keselamatan pengguna.