digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Gudeg Yu Nap adalah usaha kuliner rumahan yang menawarkan kuliner tradisional Yogyakarta di Bandung sejak tahun 2006. Perubahan perilaku konsumen, meningkatnya persaingan di bisnis kuliner, dan keinginan untuk membuka cabang baru sebagai bagian dari strategi ekspansi telah mendorong pemilik untuk mempertimbangkan lokasi cabang yang lebih strategis daripada hanya mengandalkan intuisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi lokasi-lokasi yang paling diprioritaskan bagi Gudeg Yu Nap untuk berekspansi di wilayah Bandung Raya. Tiga alternatif dikaji: Arcamanik, Cimahi Pusat, dan Taman Kopo Indah. Penulis menggunakan pendekatan Analisis Keputusan Multi-Kriteria (MCDA), dengan menggunakan Value-Focused Thinking (VFT) untuk mengidentifikasi tujuan dan kriteria, Proses Hirarki Analitik (AHP) untuk pembobotan dan penentuan prioritas, serta analisis spasial, berdasarkan Teori Tempat Sentral Christaller, untuk mengkaji cakupan wilayah permukiman dan pusat layanan. Penelitian ini menggunakan data dari wawancara, observasi lapangan, dan kuesioner perbandingan berpasangan, yang kemudian dianalisis dengan uji konsistensi dan sensitivitas. Hasil tesis ini menunjukkan bahwa Taman Kopo Indah muncul sebagai lokasi prioritas tertinggi, dengan area hunian yang luas, akses yang relatif mudah, dan tingkat persaingan langsung yang cukup baik. Namun, pemilik harus melakukan studi kelayakan finansial dan survei pasar sebagai dasar pertimbangan sebelum mengambil keputusan akhir. Penelitian selanjutnya dapat diperluas dengan analisis finansial yang lebih mendalam atau dengan menerapkan pendekatan serupa pada jenis bisnis dan kota lain untuk menilai konsistensi.