BAB 1 Gieraldo Giovani Cesar N.P
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Gieraldo Giovani Cesar N.P
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Gieraldo Giovani Cesar N.P
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Gieraldo Giovani Cesar N.P
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Gieraldo Giovani Cesar N.P
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Gieraldo Giovani Cesar N.P
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Limbah papan sirkuit cetak (printed circuit board/PCB) merupakan salah satu sumber sekunder emas yang potensial karena memiliki kandungan logam mulia yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mempelajari efektivitas bioleaching emas dari limbah PCB berbasis sistem iodida yang dibantu bakteri penghasil enzim laccase terinduksi lignin dengan reagen kalium iodida (KI). Kajian meliputi mekanisme pelindian, pengaruh persen solid, serta pengaruh penambahan KI dan lignin terhadap ekstraksi emas.
Penelitian menggunakan limbah PCB televisi sebanyak sekitar 600 g dengan ukuran -200 +375 mesh dan kadar awal 8,5 ppm Au. Sebanyak 24 isolat bakteri diseleksi dan diperoleh Lysinibacillus macroides SKC-16 serta Alcaligenes faecalis subsp. phenolicus SKC/L-1 sebagai isolat dengan aktivitas laccase terbaik. Proses bioleaching dilakukan secara aerobik selama tujuh hari menggunakan metode two-step bioleaching pada variasi persen solid 0,5%, 1%, dan 2% w/v. Perlakuan divariasikan berdasarkan keberadaan KI dan lignin dalam bentuk natrium lignosulfonat serta dilengkapi kontrol abiotik. Parameter pH, potensial redoks (Eh), dan OD??? dipantau selama proses, sedangkan logam terlarut dianalisis menggunakan atomic absorption spectroscopy (AAS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bioleaching berbasis iodida mampu mengekstraksi emas melalui pembentukan iodin dan triiodida sebagai lixiviant yang melarutkan emas menjadi kompleks emas-iodida. Pengaruh persen solid bersifat tidak linear dan bergantung pada isolat. Pada L. macroides SKC-16 dengan KI dan lignin, ekstraksi meningkat dari 68,57% pada 0,5% menjadi 78,57% pada 1%, kemudian turun menjadi 37,14% pada 2%. A. faecalis SKC/L-1 menghasilkan ekstraksi tertinggi 76,04% pada 0,5%. Pada 2%, ekstraksi tertinggi mencapai 72,50% pada A. faecalis dengan KI tanpa lignin, sedangkan L. macroides menghasilkan 65,71% pada kondisi yang sama. Penambahan KI 10,9 g/L secara konsisten meningkatkan ekstraksi, sedangkan lignin tidak selalu memberikan pengaruh positif. Kondisi optimum diperoleh pada L. macroides SKC-16, persen solid 1%, dengan KI dan lignin yang menghasilkan ekstraksi emas sebesar 78,57%. Hasil ini menunjukkan bahwa ketersediaan iodida merupakan faktor penting dalam menentukan efisiensi pelindian emas dari limbah PCB.
Perpustakaan Digital ITB