digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tipe bahan stek dan jenis zat pengatur tumbuh (ZPT) terhadap keberhasilan hidup dan pertumbuhan vegetatif stek Litsea cordata. Litsea cordata merupakan spesies yang masih terbatas dalam praktik budidaya sehingga diperlukan upaya perbanyakan vegetatif yang efektif seperti pemanfaatan PGPR dan BR. Subjek penelitian berupa stek tanaman Litsea cordata dengan parameter penelitian meliputi mikroklimat, tingkat keberhasilan hidup, jumlah daun, tinggi stek, dan diameter stek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan perlakuan tipe bahan stek (cabang dan pucuk) serta jenis ZPT (NAA/kontrol, PGPR, dan BR). Dengan 3 ulangan per unit kelompok perlakuan. Untuk mengetahui signifikasi pengaruhnya, dilakukan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut Tukey dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi mikroklimat selama 13 minggu pengamatan menunjukkan suhu udara berada pada kisaran 24,69–27,49°C dengan fluktuasi <3°C, disertai kelembapan tinggi dan intensitas cahaya yang terkontrol. Secara umum, kondisi ini tergolong stabil dan berada dalam kisaran optimal untuk mendukung proses perakaran dan pertumbuhan awal stek. Tingkat keberhasilan hidup stek menunjukkan variasi yang relatif rendah, dengan persentase berkisar antara 22,22–44,44% pada stek cabang dan 11,11–33,33% pada stek pucuk. Meskipun terjadi penurunan tajam pada fase awal, nilai ini masih sebanding dengan hasil penelitian pada genus Litsea lainnya. Analisis ragam menunjukkan bahwa tipe bahan stek berpengaruh nyata terhadap keberhasilan hidup (p<0,05), sedangkan aplikasi PGPR dan BR tidak memberikan pengaruh signifikan (p>0,05). Pertumbuhan vegetatif stek yang berhasil hidup menunjukkan perkembangan yang terbatas, mengindikasikan bahwa keberhasilan perakaran menjadi faktor utama dalam menentukan performa awal tanaman. Secara keseluruhan, PGPR dan BR belum menunjukkan efektivitas yang signifikan, namun tetap berpotensi sebagai agen pendukung pertumbuhan pada kondisi dan formulasi tertentu.