Kobalt (Co) merupakan mineral kritis yang permintaannya terus meningkat seiring
berkembangnya industri kendaraan listrik. Endapan nikel laterit di Konawe Utara,
Sulawesi Tenggara, yang berada pada Sabuk Ofiolit Sulawesi Timur, merupakan
salah satu sumber daya kobalt potensial di Indonesia. Namun, konsentrasi kobalt
yang relatif rendah menyebabkan deteksi langsung menggunakan citra
multispektral menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan
metode modified spectral-wise berbasis citra Sentinel-2 Level-2A untuk
memetakan prospektivitas kobalt secara paralel melalui pendekatan mineral oksidahidroksida
sebagai mineral proksi (indirect) dan spectral kobalt langsung (direct).
Pendekatan tersebut menghasilkan indeks mineral proksi kobalt (CMPI) yang
mengintegrasikan parameter ?(Fe-oxide) dan spectral darkening index (SDI) untuk
merepresentasikan distribusi mineral pembawa kobalt. Validasi dilakukan
menggunakan data geokimia lubang bor PT Aneka Tambang Tbk. serta observasi
lapangan pada area tambang terbuka aktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis mineral proksi mampu
mengidentifikasi zona prospektif kobalt yang memiliki hubungan kuat dengan
kandungan MnO (r = 0,98) dan Fe?O? (r = 0,94). Zona prospektif tersebut
terkonsentrasi pada daerah dengan kemiringan lereng 5°–15° dan berasosiasi
dengan lineament berkepadatan tinggi, menunjukkan pengaruh geomorfologi dan
struktur geologi terhadap proses pengayaan supergen, yaitu proses konsentrasi
kobalt bersama oksida-hidroksida besi dan mangan selama pelapukan lanjut, karena
kobalt yang hadir sebagai unsur jejak yang tidak memberikan respons spektral kuat
secara langsung pada citra, maka mineral oksida-hidroksida tersebut digunakan
sebagai proksi spektral untuk mendeteksi keberadaannya. Evaluasi spasial
menghasilkan overall accuracy sebesar 81.74%, dengan precision 60.95%, recall
64.21%, dan F1-score 62.54%. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode modified
spectral-wise berbasis CMPI mampu meningkatkan pemetaan prospektivitas kobalt
dibandingkan pendekatan deteksi langsung unsur Co menggunakan citra
multispektral Sentinel-2. Pendekatan ini berpotensi menjadi metode eksplorasi
awal (reconnaissance) yang efektif untuk endapan nikel-kobalt laterit, khususnya
pada kawasan tambang terbuka aktif.
Perpustakaan Digital ITB