digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Renaldi Sijabat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Kawasan Polder Siantar Melati di DKI Jakarta kerap menghadapi permasalahan genangan dan banjir akibat ketidakcukupan kapasitas sistem drainase eksisting serta masifnya alih fungsi lahan yang menurunkan kapasitas infiltrasi dan memicu lonjakan debit limpasan permukaan (surface runoff). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data hidrologi sebagai dasar perencanaan, menghitung kapasitas debit maksimum saluran eksisting, menyusun alternatif solusi perbaikan saluran, serta merumuskan rencana anggaran biaya beserta operasi dan pemeliharaan wilayah Polder Siantar Melati. Analisis dan pemodelan numerik dinamis jaringan drainase dilakukan menggunakan perangkat lunak EPA SWMM (Storm Water Management Model) berdasarkan data hujan harian 21 tahun (2000–2020) dari Stasiun Meteorologi Kemayoran, serta didukung analisis spasial menggunakan sistem informasi geografis. Hasil penelitian ini mengidentifikasi sejumlah titik node flooding yang tidak hanya disebabkan oleh kapasitas saluran hulu yang terlampaui, tetapi juga dipicu oleh efek arus balik (backwater effect) dari saluran hilir, sehingga permasalahan banjir tersebut ditanggulangi dengan Skenario III yang mengkombinasikan pelebaran terbatas dengan pelebaran maksimal 0,3 meter dan penambahan tinggi saluran maskimal 0,7 meter dengan total Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp3.652.077.676,14.