BAB I Nuraman Muh. Iqbal [27124008]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB II Nuraman Muh. Iqbal [27124008]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB III Nuraman Muh. Iqbal [27124008]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV Nuraman Muh. Iqbal [27124008]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V Nuraman Muh. Iqbal [27124008]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Daftar Pustaka Nuraman Muh. Iqbal [27124008]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Poster kampanye lingkungan merupakan salah satu media komunikasi visual yang digunakan pemerintah untuk menyampaikan pesan sekaligus membangun cara pandang masyarakat terhadap isu lingkungan. Namun, kajian mengenai representasi visual poster pemerintah, khususnya dalam mengungkap makna, mitos, dan ideologi yang bekerja melalui sistem tanda, masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi visual pada poster kampanye lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-interpretatif. Objek penelitian berupa enam poster kampanye lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros periode 2020–2025 yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari lima belas poster berdasarkan tiga tipologi representasi visual, yaitu ikonik-ilustratif, dokumentasi aksi nyata, dan seremonial/peringatan. Data diperoleh melalui observasi visual, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tipologi menghadirkan strategi representasi visual yang berbeda dalam memaknai lingkungan. Poster ikonik-ilustratif membangun citra harmoni antara manusia dan alam, poster dokumentasi aksi nyata merepresentasikan pelestarian lingkungan sebagai praktik kolaboratif, sedangkan poster seremonial/peringatan menempatkan pemerintah sebagai aktor utama dalam pengelolaan lingkungan. Seluruh poster menaturalisasi gagasan bahwa tindakan lingkungan memperoleh legitimasi melalui negara dan institusi pemerintah serta mereproduksi beragam ideologi, seperti harmoni ekologis, modernisasi ekologis, konservasionisme korporat, kepemimpinan partisipatoris, managerialism, dan legitimasi birokratis-hierarkis. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian semiotika visual, komunikasi lingkungan, dan Desain Komunikasi Visual, sekaligus memperlihatkan bahwa poster pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai media yang mereproduksi cara pandang tertentu mengenai relasi antara negara, masyarakat, dan lingkungan.
Perpustakaan Digital ITB