Abstrak - Sultan Favian Respati
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Penelitian ini membahas perbandingan umur pertumbuhan retak berdasarkan karakteristik pembebanan operasi pesawat pada empat musim, yaitu musim dingin, semi, panas, dan gugur. Data operasi penerbangan yang digunakan berasal dari Quick Access Recorder (QAR), khususnya parameter percepatan vertikal. Data terlebih dahulu diproses untuk menangani nilai yang tidak valid, menghilangkan outlier, dan mengurangi pengaruh noise. Selanjutnya, data dikelompokkan berdasarkan musim meteorologis dan dianalisis menggunakan metode rainflow counting untuk mengidentifikasi dan menghitung siklus pembebanan. Hasil rainflow counting digunakan untuk membentuk exceedance curve yang kemudian didiskritisasi menjadi beberapa blok pembebanan. Data percepatan vertikal selanjutnya dikonversikan menjadi tegangan menggunakan tegangan referensi pada kondisi pembebanan 1 G. Tegangan referensi diperoleh melalui analisis pembebanan struktur sayap yang dimodelkan sebagai balok kantilever dengan mempertimbangkan distribusi gaya angkat, berat struktur sayap, sistem bahan bakar, bahan bakar, serta beban terpusat dari komponen pesawat. Analisis pertumbuhan retak dilakukan menggunakan pendekatan linear elastic fracture mechanics dengan menghitung stress intensity factor berdasarkan tegangan, panjang retak, dan faktor geometri, serta menggunakan Hukum Paris untuk menentukan laju pertumbuhan retak. Analisis dilakukan pada spektrum pembebanan sekuens tahunan yang dikonstruksi dari karakteristik pembebanan empat musim secara berurutan dan sekuens tahunan dengan karakteristik musim yang tersusun secara acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa umur pertumbuhan retak berbeda antara kedua spektrum pembebanan, dengan waktu operasi ekuivalen hingga mencapai kondisi akhir analisis sebesar 39.531 jam untuk sekuens tahunan dengan karakteristik musim yang tersusun, sedangkan sekuens tahunan dengan karakteristik musim yang acak menghasilkan umur sebesar 37.131 jam. Hasil tersebut menunjukkan bahwa karakteristik spektrum pembebanan dan urutan kemunculan pembebanan dapat memengaruhi umur pertumbuhan retak.
Perpustakaan Digital ITB