Industri ready-mixed concrete (RMC) memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur, namun juga berkontribusi signifikan terhadap dampak lingkungan, terutama dalam hal emisi gas rumah kaca dan konsumsi energi. Proses produksi beton yang melibatkan bahan baku seperti semen, agregat, dan air, serta penggunaan energi dalam pabrik dan distribusi, memberikan dampak yang cukup besar terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis Life Cycle Assessment (LCA) pada industri ready-mixed PT X untuk mengevaluasi dampak lingkungan yang dihasilkan dari seluruh siklus hidup produk beton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah LCA dengan pendekatan cradle-to-gate, yang mencakup tahap-tahap pengolahan bahan baku, produksi di batching plant, dan distribusi beton ke lokasi konstruksi. Penelitian ini juga mengidentifikasi konsumsi energi, emisi gas rumah kaca, serta limbah yang dihasilkan pada setiap tahapan produksi. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung pada operasional PT X, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen teknis perusahaan dan sumber eksternal yang relevan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tahap-tahap dalam proses produksi yang memberikan kontribusi terbesar terhadap dampak lingkungan, serta untuk menganalisis potensi perbaikan dan alternatif yang dapat diterapkan guna mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi energi di industri readymixed. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan strategi yang lebih berkelanjutan dalam operasional industri beton.
Perpustakaan Digital ITB