digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Fasilitas penahan di ujung jalur kereta (fixed buffer stop) konvensional umumnya memiliki keterbatasan dalam menyerap energi tabrakan. Keterbatasan ini berisiko tinggi bagi keselamatan penumpang apabila terjadi kegagalan pengereman (overrun). Tesis ini bertujuan memodelkan dan mengevaluasi simulasi friction buffer stop yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional di emplasemen Stasiun Bandung. Evaluasi struktur dan dinamika dilakukan murni melalui simulasi komputasi Metode Elemen Hingga menggunakan solver Dynamic, Explicit pada perangkat lunak Abaqus. Skenario tabrakan disimulasikan pada kondisi yakni dengan kecepatan 10 km/jam dan total massa rangkaian kereta sebesar 704 ton. Material baja karbon menengah JIS G3101 SS400 digunakan sebagai struktur utama friction buffer stop. Hasil simulasi terbukti efektif mendisipasi energi kinetik sebesar 2,713 x 106 J dengan perlambatan (deselerasi) rata-rata sebesar 0,063 g dan lonjakan kejut maksimal di angka 1,154 g. Nilai tersebut mematuhi batas toleransi maksimal 5 g yang disyaratkan oleh standar kelaiktabrakan Eropa (EN 15227). Beban tabrakan terekam memicu tegangan maksimum sebesar 703,18 MPa dan nilai regangan plastis maksimal sebesar 7,427% pada pelat antarmuka depan yang menyebabkannya mengalami deformasi plastis untuk menyerap sisa energi tabrakan tanpa membahayakan kerangka utama penyangga.