digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Avif Alkhair Sa'ady
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

COVER Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 8 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 9 Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Avif Alkhair Sa'ady
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Erosi tebing dan migrasi alur sebagai bagian dari proses morfodinamika lateral sungai menjadi ancaman serius bagi infrastruktur di sepanjang Sungai Cirasea, sebagaimana ditunjukkan oleh banyaknya kejadian keruntuhan lereng yang bahkan turut merusak struktur pengaman tebing eksisting. Kejadian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan stabilisasi sungai yang telah dibangun sebelumnya masih bersifat reaktif dan belum didasarkan pada pemahaman spesifik terhadap karakteristik hidraulika Sungai Cirasea. Tugas Akhir ini disusun untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui tiga tujuan utama, yaitu menganalisis pengaruh karakteristik hidraulika aliran terhadap mekanisme ketidakstabilan alur, mengidentifikasi zona kritis pada ruas Sungai Cirasea, serta merumuskan rancangan stabilisasi lateral yang sesuai dengan kondisi morfologi sungai. Pendekatan analisis hidraulika-sedimen dilakukan melalui pemodelan hidraulika menggunakan HEC-RAS untuk mengevaluasi profil muka air, distribusi kecepatan, dan tegangan geser aliran sebagai parameter pengendali proses erosi dan dinamika sedimen. Karakteristik hidraulika tersebut selanjutnya diintegrasikan dengan analisis erosi kaki tebing dan stabilitas lereng menggunakan Bank Stability and Toe Erosion Model (BSTEM) serta verifikasi analitik melalui metode Bishop Simplified sehingga mekanisme keruntuhan tebing dapat dipahami secara lebih komprehensif. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh, dirumuskan sebuah rancangan stabilisasi tebing yang mengintegrasikan penggunaan struktur gabion dengan pelindung kaki (toe protection) berupa batuan riprap, sehingga mampu mempertahankan stabilitas lateral tebing sekaligus memberikan perlindungan terhadap potensi gerusan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rancangan tersebut memenuhi persyaratan stabilitas hidraulik dan geoteknik sehingga layak diterapkan sebagai alternatif penanganan pada lokasi tinjauan.