COVER - Raden Mas Mufid Suryo Ardyanto
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 - Raden Mas Mufid Suryo Ardyanto
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 - Raden Mas Mufid Suryo Ardyanto
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 - Raden Mas Mufid Suryo Ardyanto
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 - Raden Mas Mufid Suryo Ardyanto
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 - Raden Mas Mufid Suryo Ardyanto
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA - Raden Mas Mufid Suryo Ardyanto
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Pipa riser lepas pantai merupakan komponen struktural penting dalam sistem produksi minyak dan gas
yang berfungsi menghubungkan fasilitas di permukaan dengan sumur di dasar laut. Selama kondisi
operasional, aliran laut yang melewati pipa dapat menyebabkan separasi aliran dan pelepasan vorteks
(vortex shedding) yang menghasilkan pembebanan hidrodinamika siklik. Pembebanan tersebut dapat
menimbulkan respons tegangan yang berubah terhadap waktu dan berkontribusi terhadap kerusakan
akibat kelelahan (fatigue). Oleh karena itu, diperlukan analisis yang mampu menghubungkan
karakteristik pembebanan hidrodinamika dengan respons struktur dan ketahananfatigue pipa riser.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembebanan hidrodinamika akibat vortex
shedding, respons struktur, sertafatigue damage pada pipa riser API SL X52 PSL2 menggunakan
pendekatan one-way fluid-structure interaction (FSI) melalui kopling Computational Fluid Dynamics
(CFD) dan Finite Element Method (FEM). Simulasi CFD dilakukan menggunakan model turbulensi SST k -
w untuk memperoleh distribusi tekanan hidrodinamika transien pada permukaan pipa. Distribusi
tekanan tersebut kemudian ditransfer ke model struktur dan dikombinasikan dengan tekanan internal
sebagai bagian dari kondisi operasional pipa. Riwayat tegangan pada daerah kritis selanjutnya
dianalisis menggunakan rainflow counting, koreksi tegangan rata-rata Goodman, kurva S-N dengan
persamaan Basquin, serta aturan akumulasi kerusakan Palmgren-Miner. Hasil simulasi CFD menunjukkan
terbentuknya osilasi koefisien lift yang semakinjelas setelah fase transien, yang menunjukkan
karakteristik pelepasan vorteks periodik. Hasil validasi menunjukkan perbedaan sebesar 9% untuk
koefisien drag dan 38% untuk koefisien lift terhadap penelitian referensi. Hasil analisis struktur
menunjukkan nilai signed von Mises stress maksimum sebesar 56,5660 MPa dan minimum sebesar 56,5210
MPa, dengan komponen tegangan siklik yang relatif kecil. Analisis fatigue menghasilkan fatigue
damage sebesar 4,048 x 10-??. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kerusakan fatigue akibat kombinasi
tekanan internal dan pembebanan hidrodinamika yang dimodelkan sangat rendah.
Perpustakaan Digital ITB