Pengelolaan sampah masih menjadi masalah global diperparah dengan peningkatan timbulan sampah mencapai 2.1 miliar ton pada tahun 2023 dan diperkirakan menjadi 3,8 miliar ton pada tahun 2050. Hal ini akan menyebabkan biaya pengelolaan yang terus meningkat dan dampak lainnya termasuk biaya untuk mengatasi polusi, kesehatan yang buruk, dan perubahan iklim yang diperkirakan meningkat. Indonesia menghadapi tantangan yang signifikan dalam pengelolaan sampah dengan total timbulan pada tahun 2023 sebesar 40,2 juta ton per tahun, sebesar 60,4% sampah terkelola, sementara 39,6% sisanya belum terkelola. Manajemen sampah yang belum terkelola dapat menimbulkan dampak serius pada kesehatan dan dan penurunan kualitas lingkungan hidup, sekaligus menghambat upaya pembangunan berkelanjutan akibat degradasi lingkungan dan meningkatnya beban sosial serta ekonomi. Untuk mengatasi tantangan ini membutuhkan strategi untuk melibatkan partisipasi pihak kampus, dukungan fasilitas memadai, hingga kebijakan terfokus untuk mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih efektif. Kampus berkelanjutan menjadi salah satu konsep yang bertujuan untuk mempromosikan tanggung jawab terhadap lingkungan, salah satunya pengelolaan sampah. Faktor motivasi dan tingkat partisipasi individu pemilahan sampah menjadi paramater yang dapat diprioritaskan untuk dikaji. Penelitian ini dilakukan kepada 155 orang responden dari mahasiswa aktif sarjana dan magister sebagai target penelitian yang menggunakan fasilitas tempat sampah terpilah di lingkungan Kampus Ganesa ITB. Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dengan poin 1-7 bersifat closed-ended questionnaire dengan mengaplikasikan model Theory of Planned Behavior (TPB) dan Value Belief and Norms (VBN). Pengolahan data dilakukan dengan analisis deskriptif Multi Group Analysis (MGA) menggunakan SPSS dengan membandingkan hasil analisis konstruk-konstruk pada model TPB dan VBN antar kelompok (jenis kelamin, strata pendidikan, usia, total pendapatan responden per bulan, dan berdasarkan Fakultas dan Sekolah) serta menggunakan perangkat lunak SEM-PLS dengan menggabungkan model yang digunakan dan dilakukan dengan uji outer model (measurement model) dan uji inner model (structural model).
Perpustakaan Digital ITB