digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Kota Kupang merupakan salah satu wilayah pesisir di Nusa Tenggara Timur dengan risiko bencana banjir yang sangat tinggi akibat letak geografisnya yang rentan terhadap ancaman siklon tropis, pengaruh pasang surut, serta curah hujan ekstrem. Fenomena historis Siklon Tropis Seroja pada tahun 2021 menjadi bukti nyata kerentanan kawasan ini. Salah satu kawasan kritis yang menghadapi tantangan ini adalah koridor pesisir Pantai Batu Kepala, Pantai Pasir Panjang, hingga Pantai Kelapa Lima yang berinteraksi langsung dengan muara sistem drainase makro kota. Lingkup penelitian mencakup pemodelan hidrodinamika terintegrasi menggunakan dua perangkat lunak utama: Delft3D (Delft Dashboard dan Delft3D-Flow FM) untuk mensimulasikan gaya pembangkit atmosferik, pembuatan spiderweb files lintasan siklon, dan dinamika pantai, serta HECRAS untuk mengevaluasi perambatan luapan banjir (flood inundation) lateral di daratan perkotaan. Analisis dilakukan dengan mensimulasikan interaksi antara debit banjir hulu (skenario hujan ekstrem Q25) dengan kondisi batas hilir (downstream boundary) yang bervariasi, meliputi skenario pasang surut murni (tidal), skenario historis Siklon Seroja, hingga skenario proyeksi perubahan iklim masa depan memanfaatkan multi-dataset STORM (ECEARTH, CNRM, HADGEM, dan CMCC).