Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan permasalahan lingkungan
berulang di Indonesia yang berpotensi meningkat akibat perubahan iklim. Fire
Weather Index (FWI) digunakan untuk menggambarkan kondisi cuaca yang
mendukung kebakaran, namun perubahan setiap komponennya masih belum
banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan frekuensi Fine
Fuel Moisture Code (FFMC), Duff Moisture Code (DMC), Drought Code (DC),
Initial Spread Index (ISI), dan Build Up Index (BUI) pada periode historis (1985
2014), near future (2030–2059), dan far future (2070–2099) berdasarkan skenario
SSP2-4.5 dan SSP5-8.5 di Indonesia.
Penelitian menggunakan data ERA5-Land, NEX-GDDP-CMIP6 dari 13 model, dan
hotspot NASA FIRMS. Komponen FWI diklasifikasikan ke dalam lima kelas
melalui standardisasi distribusi dan ambang z-score tetap. Perubahan frekuensi
dianalisis menggunakan metode delta frekuensi dan konsensus antar-model untuk
mengidentifikasi konsistensi serta pola spasial perubahan.
Hasil menunjukkan adanya peningkatan frekuensi hari pada berbagai kelas selama
periode 30 tahun. Peningkatan BUI mencapai 6,34% pada kelas sangat tinggi dalam
skenario SSP5-8.5 far future, sedangkan FWI dan ISI masing-masing mencapai
6,31% dan 4,41% pada kelas moderat. DC memiliki peningkatan sebesar 5,99%
pada kelas rendah, 4,83% pada kelas tinggi, dan 5,99% pada kelas sangat tinggi.
Sementara itu, DC paling sering menunjukkan perubahan frekuensi terbesar antar
komponen, meskipun tidak selalu tertinggi pada setiap kelas dan periode. Dominasi
DC mengindikasikan meningkatnya frekuensi kekeringan pada lapisan bahan
organik dalam, yang dapat terakumulasi selama periode kering jangka panjang
sehingga berpotensi meningkatkan kekeringan bahan bakar dan kerentanan
terhadap kebakaran di masa mendatang. Secara keseluruhan, penelitian ini
memberikan informasi spesifik mengenai perubahan kondisi kekeringan dan
bahaya kebakaran berdasarkan masing-masing komponen FWI sebagai dasar
pemantauan untuk mendukung upaya mitigasi dan kesiapsiagaan kebakaran hutan
dan lahan di Indonesia pada masa depan.
Perpustakaan Digital ITB