digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 7 Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA Moh. Ilham Ghifari
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Pile supported embankment (PSE) merupakan salah satu metode perbaikan tanah yang umum digunakan pada tanah lunak karena salah satu benefitnya adalah proses konstruksi yang cepat dilakukan. Namun, metode ini memiliki batasan, baik itu secara daya dukung ataupun defleksi. Batasan defleksi seringkali menjadi penghambat dalam melakukan desain. Oleh karena itu, sistem PBSE (piled-beam supported embankment) dikenalkan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Penggunaan balok di atas tiang memastikan tiang dapat bekerja sama dalam menahan beban timbunan, khususnya dalam hal defleksi lateral dan perbedaan penurunan. Sistem PBSE juga terbukti dapat meningkatkan efisiensi transfer beban melalui balok yang digunakan sebagai load transfer platform. Belum banyak studi mengenai mekanisme transfer beban yang terjadi pada sistem PBSE. Tugas akhir ini akan membahas mengenai performa penggunaan sistem PSE dan PBSE serta membahas pengaruh kekakuan lentur balok terhadap efisiensi transfer beban yang didasarkan pada asumsi balok yang digunakan pada sistem PBSE cukup rigid sehingga dapat mentransferkan beban dengan baik. Dalam studi ini, akan dilakukan variasi jarak antar tiang 1 m, 2 m, dan 3 m serta ketebalan balok 0.3 m, 0.4 m, dan 0.5 m untuk melihat pengaruh kekakuan balok terhadap transfer beban. Dalam studi ini juga dilakukan perbandingan performa sistem PSE dengan menggunakan LTP dan PBSE dalam hal efisiensi transfer beban, tegangan pada tanah, penurunan tanah, dan differential settlement tanah. Mekanisme transfer beban juga dievaluasi dalam studi ini dengan melakukan analisis terhadap principal stress yang terjadi pada kasus PSE dan PBSE. Pemodelan FEM 3D secara unit cell dilakukan menggunakan MIDAS GTS NX v2023. Didapatkan hasil bahwa performa sistem PBSE terbukti lebih baik dibandingkan PSE dengan LTP dalam hal efisiensi transfer beban dan dapat mengurangi tagangan pada tanah, penurunan tanah, serta differential settlement tanah secara signifikan. Penggunaan PBSE untuk AR rendah direkomendasikan karena memberikan persen peningkatan terhadap efisiensi transfer beban paling signifikan.