Aliran multifasa merupakan fenomena yang sering terjadi di dalam pipa. Hal ini terjadi karena penurunan temperatur dan tekanan di sepanjang pipa tersebut. Fenomena ini seringkali menimbulkan masalah bagi operator, karena adanya kedua fasa tersebut di dalam pipa akan mengganggu proses aliran itu sendiri, seperti misalnya pembentukan kondensat liquid di sepanjang pipa gas basah. Kondensasi liquid biasanya terjadi karena multi komponen yang terkandung dalam wet gas di samping variasi tekanan dan temperatur yang terjadi di dalam pipa. Pembentukan kondensat yang terjadi di dalam pipa dapat meningkatkan penurunan tekanan dan akan mengurangi ruang yang ditempati gas di dalam pipa. Untuk mengurangi permasalahan yang ditimbulkan akibat pembentukan liquid, maka simulasi perlu dilakukan untuk memprediksi proses kondensasi di pipa. Beberapa variasi komposisi wet gas, variasi rate, dan variasi karakteristik pipa seperti panjang dan diameter pipa, serta perubahan elevasi pipa telah dilakukan untuk mempelajari seberapa besar pengaruh hal-hal tersebut terhadap pembentukan liquid hold up. Hal ini berguna bagi engineer untuk memperkecil resiko terbentuknya liquid hold up di lapangan.
Perpustakaan Digital ITB