Laboratorium kalibrasi didirikan biasanya karena dua hal, apakah itu karena untuk memenuhi kebutuhan internal suatu organisasi atau untuk memenuhi regulasi yang berlaku. Laboratorium kalibrasi dengan tujuan memenuhi regulasi yang berlaku biasanya sangat spesifik bergerak dibidang tertentu. Laboratorium kalibrasi BEKIN bergerak dalam bidang kalibrasi peralatan gas yang tujuan akhirnya adalah memenuhi regulasi pemilik instrument gas, dapat berupa regulasi terkait safety, lingkungan, atau lainnya Laboratorium kalibrasi tipe seperti ini akan memasuki pasar yang sangat khusus (niche market). Dalam niche market ini, laboratorium akan dapat memaksimalkan profit dengan kompetisi yang relative ringan. Namun karena sangat bergantung dengan regulasi, makan kondisi pasar akan sangat rawan berubah apabila terjadi arah kebijakan regulasi. Pada saat regulasi menjadi longgar, maka permintaan akan menurun. Apabila tidak dapat mengantisipasi hal ini, laboratorium akan kehilangan daya saingnya didalam pasar. Sebaliknya pada saat regulasi semakin ketat, permintaan akan naik. Sayangnya hal itu tidak selalu sejalan dengan daya saing laboratorium. Pada saat regulasi semakin ketat, tidak hanya permintaan akan naik tetapi juga ada risiko munculnya pesaing baru kedalam pasar. Persaingan yang ketat dapat mengganggu daya saing suatu laboratorium
Pada studi kasus laboratorium kalibrasi BEKIN ini, ditemukan fakta penurunan jumlah sampel yang diterima pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada perioda yang sama. Laboratorium BEKIN terlambat menyadari bahwa telah terjadi perubahan lingkungan bisnis dan pasar. Hal ini menyebabkan laboratorium tidak dapat memelihara daya saingnya sehingga sebagian pelanggan berpindah pada pesaing yang lain. Dari survei pelanggan didapat informasi bahwa walaupun secara umum persepsi pelanggan masih baik terhadap laboratorium BEKIN, tetapi tiga puluh persen atau lebih pelanggan menilai kinerja laboratorium BEKIN dibawah harapan mereka pada beberapa aspek seperti kecepatan kalibrasi, kemampuan untuk memperbaiki alat, harga yang ditetapkan, lokasi laboratorium, ruang lingkup akreditasi, dan respond terhadap permintaan dan keluhan
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan situasi bisnis masa depan bisnis laboratorium kalibrasi dan menyiapkan perencanaan skenario untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi dimasa depan. Riset dimulai dengan melakukan analisa terhadap perusahaan dan lingkunan bisnisnya, menggunakan beberapa metoda yaitu analisa VRIN, SWOT, Porter Five Forces, dan interview dengan pemangku kepentingan terkait. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan survei terhadap pelanggan untuk mendapatkan informasi terkait persepsi pelanggan terhadap laboratorium. Dari Analisa dan survey tersebut didapatkan 9 driving forces yang teridentifikasi. Terhadap driving forces tersebut dilakukan penilaian terhadap dampak terhadap laboratorium dan ketidapastiannya. Penilaian dilakukan dengan memaparkan keseluruhan driving forces kepada seluruh pemangku kepentingan laboratorium dan meminta mereka untuk memberikan rating terhadap dampak kepada laboratorium dan ketidakpastiannya. 2 driving-force yang dianggap mempunyai dampak dan ketidakpastian tertinggi adalah kemunculan pesaing baru yang meningkatkan kompetisi dan regulasi terkait lingkungan.
Dari kedua driving-force tersebut disusun empat skenario yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang. Narasi diberikan terhadap masing masing skenario untuk menganalogikan dan meng-imajinasikan situasi yang mungkin terjadi pada masing-masing skenario. Skenario pertama digambarkan seperti kompetisi memancing, terhadi ketika regulasi semakin ketat dan kompetisi menjadi longgar. Skenario pertama ini merupkan skenario yang paling diharapkan oleh setiap laboratorium. Skenario kedua digambarkan seperti kompetisi lari, terjadi ketika regulasi semakin ketat diiringi dengan kompetisi yang semakin ketat. Skenario ketiga dianalogikan seperti pertandingan tinju, terjadi ketika regulasi semakin longgar tetapi kompetisi semakin ketat. Skenario ketiga ini adalah skenario yang paling dihindari oleh setiap laboratorium. Skenario keempat dianalogikan sebagai pertandingan catur, terjadi ketika regulasi dan persaingan semakin longgar. Terhadap masing-masing skenario tersebut disusun implikasi yang mungkin terjadi dan opsi strategi yang dapat digunakan oleh laboratorium.
Penelitian perencanaan-skenario ini tidak hanya dapat diterapkan pada laboratorium kalibrasi tetapi dapat juga diterapkan pada laboratorium jenis lainnya dengan modifikasi tertentu.
Perpustakaan Digital ITB