digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

Menurut Global Market Insights (2022), pasar pada industri kaca diperkirakan akan meningkat sebesar 4,5% dari tahun 2023-2032. PT Muliaglass merupakan anak perusahaan dari PT Mulia Industrindo Tbk yang bergerak di bidang industri kaca. Dalam proses produksinya, kaca yang telah jadi langsung dimasukkan ke dalam packaging agar tidak pecah, sehingga packaging menjadi komponen yang penting dalam proses produksi kaca. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada objek berupa box berkategori domestik standar. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan terhadap box tersebut pada tahun 2023 berkisar Rp32 miliar serta terdapat ketidaksesuaian permintaan dengan total box yang diterima sebesar Rp4 miliar. Berdasarkan wawancara dengan asisten manajer Central Material Warehouse (CMW), evaluasi terhadap kebijakan pengadaan box belum pernah dilakukan. Oleh karena itu, dibuat rencana penelitian untuk mengevaluasi kebijakan inventori existing dengan merancang usulan kebijakan inventori packaging box domestik standar yang dapat mengurangi total biaya inventori. Pada penelitian ini, perancangan usulan kebijakan inventori packaging box domestik standar dilakukan dengan model P multi-item hasil penyesuaian. Penyesuaian yang dilakukan terhadap model inventori mencakup penambahan parameter minimum pemesanan supplier, penggabungan kelima pemasok menjadi satu pemasok, penggunaan batasan tingkat pelayanan sebesar 90%, penggunaan rata-rata lead time sebesar 12 hari, dan penerimaan barang yang diperoleh secara sekaligus sesuai dengan lead time yang telah ditentukan. Selain itu, proses validasi kebijakan inventori dilakukan dengan perbandingan hasil simulasi dengan hasil perhitungan. Proses peramalan permintaan dilakukan dengan long short-term memory (LSTM) dan gated recurrent unit (GRU) dan evaluasi tingkat akurasi hasil peramalan 2024 dengan parameter root mean squared error (RMSE). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa kebijakan inventori usulan dapat menghemat ekspektasi total biaya inventori sebesar 54,51% dengan data historis tahun 2023 da 53,10% dengan data hasil peramalan 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan inventori usulan sensitif terhadap perubahan parameter permintaan, lead time, waktu pengiriman, minimum pemesanan, biaya simpan, dan biaya kekurangan. Jika ditinjau dari aspek finansial, benefit-cost ratio dari implementasi kebijakan inventori ini sebesar 4,31 yang berarti layak untuk diimplementasikan.