digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - MUTTAQIN ABDUL HAMID
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan tanaman hortikultura jenis umbi-umbian dengan permintaan pasar tinggi yang belum sejalan dengan produktivitas. Pemupukan dengan pupuk sintetik kimia merupakan metode yang paling umum dilakukan namun seiring peningkatan biaya pupuk, sulitnya akses terhadap pupuk, dan kemungkian penurunan tingkat kesuburan tanah maka dibutuhkan pendekatan lain seperti aplikasi pupuk organik. Dengan kebutuhan akan makronutrien seperti nitrogen, phosphor, kalium, dan kalsium yang tinggi maka dibutuhkan pupuk organik yang kemungkinan dapat memenuhi kebutuhan nutrien ini seperti pupuk dari kotoran ayam dan pupuk dari limbah tulang ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi efek dari aplikasi kotoran ayam dan pupuk dari tulang ayam pada pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah yang dikembangkan menjadi model matematis bagi pertumbuhan bawang merah sebagai dasar dari pengembangan sistem pendugaan produktivitas bawang merah. Berdasarkan hasil penelitian, dampak aplikasi pupuk organik dari limbah tulang ayam dan pupuk kandang ayam bila dibandingkan dengan pupuk sintetik kimia adalah dari segi kualitas tanah, pertumbuhan dan produksi bawang merah yang lebih baik. Tanah menjadi lebih poros dan dapat menyimpan air lebih banyak yakni nilai porositas tanahnya sebesar 53,96%, pertumbuhan tinggi tanaman mencapai 41,75 cm, panjang akar mencapai 23,95 cm, jumlah daun mencapai 30,5 helai, jumlah umbi mencapai 7 umbi/tanaman dengan bobot basah mencapai 40,09 gram/tanaman. Melalui analisis Goodness of fit mengguanakan aplikasi pemrograman MATLAB didapatkan pemodelan yang terbaik untuk parameter jumlah daun, jumlah umbi, bobot basah tajuk, dan akar, serta bobot kering tajuk dan akar adalah model Gaussian sedangkan model Fourier merupakan model terbaik untuk parameter tinggi tanaman, panjang akar, serta bobot basah dan kering umbi.