Telah dipelajari studi pemisahan telurium (IV) dalam fasa air dengan teknik membran cair emulsi. Fasa membran yang berupa emulsi terdiri dari kerosen sebagai pelarut, sorbitan monooleat (Span 80) sebagai surfaktan, asam di-(2-etil heksil) fosfat sebagai zat pembawa, dan HCI sebagai fasa internal. Kondisi optimum yang diperoleh untuk mengekstraksi telurium (IV) dari larutan yang mengandung 100 ppm telurium (IV) dengan persen ekstraksi sebesar 78,95 ± 0,19 % adalah sebagai berikut : konsentrasi Span 80 yang digunakan untuk pembuatan emulsi adalah 3% (v/v), konsentrasi D2EHPA dalam fasa membran 5% (v/v), perbandingan volume fasa internal dengan volume fasa membran 1:1, perbandingan volume fasa emulsi dengan fasa eksternal 1:3, waktu tunggu emulsi sebelum digunakan untuk proses ekstraksi 25 menit, waktu pembentukan emulsi 10 menit, waktu kontak emulsi dengan fasa eksternal 15 men it, kecepatan pembentukan emulsi 2100 rpm, kecepatan pengadukan emulsi dengan fasa eksternal 300 rpm, konsentrasi asam klorida dalam fasa internal 5,5 N, dan asam klorida dalam fasa eksternal 3,5 N. Selektifitas pemisahan telurium (IV) dengan adanya ion timbal (II), tembaga (II),dan nikel (II) dinyatakan dengan faktor pemisahan (a), dengan hasil sebagai berikut : aTe,Pb = 48,50 , aTe,cu 5,88 dan aTe,Ni= 9,05.
Perpustakaan Digital ITB