digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak : Perkembangan suatu organisasi dipengaruhi secara positif oleh rasa saling percaya, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial dan cenderung untuk berinteraksi dan bekerjasama.Pada era sekarang, rasa saling percaya akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan perkembangan organisasi sehingga mampu tetap bertahanan dan unggul dalam menjalankan bisnisnya. Rasa saling percaya merupakan modal lunak yang penting untuk dimiliki oleh perusahaan karena modal lunak tersebut dapat menjadi pelumas dalam proses berbagi informasi yang diperlukan untuk membangun sinergi. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dari tipe kepemimpinan dan permeabilitas struktur organisasi terhadap rasa saling percaya di antara anggota organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan menyebarkannya di 4 instansi pemerintahan dan 6 perusahaan swasta yang demi hak kerahasiaan responden tidak dapat disebutkan asalnya. Perusahaan dan instansi tersebut berlokasi di empat kota yaitu Bandung, Jakarta, Pekanbaru dan Denpasar. Kuesioner tersebut merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengetahui penilaian responden terhadap perilaku pemimpinnya dan sifat struktur organisasi yang diterapkan pada perusahaannya. Sedangkan responden adalah anggota organisasi dengan pendidikan minimal SMU dan pengalaman kerja minimal 1 tahun. Dari hasil penelitian diketahui bahwa rasa saling percaya dipengaruhi secara positif oleh kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan sinergistik, dimana pengaruh ini akan semakin kuat dengan adanya permeabilitas struktur. Kepemimpinan transaksional akan memberikan pengaruh positif terhadap rasa saling percaya si antara anggota organisasi jika dimoderasi oleh permeabilitas struktur. Saran bagi praktek manajemen yang ditunjukkan pada hasil penelitian ini adalah penerapan kepemimpinan transformasional, kepemimpinan sinergistik dan permeabilitas struktur dalam sebuah organisasi berperan penting pada terciptanya rasa saling percaya di antara anggota organisasi.