digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2023 TA PP ARDYA FARAH HAPSARI 1.pdf
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Hubungan dalam sebuah keluarga tidak ada yang sepenuhnya harmonis. Terutama hubungan persaudaraan tidak hanya cinta dan kasih sayang namun terdapat pula persaingan yang disebut sebagai sibling rivalry. Persaingan ini akan menimbulkan delayed effect ketika anak tumbuh dewasa. Fenomena ini telah banyak terjadi dalam lingkungan keluarga karena beberapa faktor diantaranya jarak usia, sikap orang tua, lingkungan keluarga, jumlah saudara dan urutan kelahiran anak. Pada anak usia 9-12 tahun, sibling rivalry cenderung meningkat karena adanya perkembangan kognitif dan sosial yang semakin kompleks pada usia sekolah tersebut. Peran orang tua dan keluarga menjadi sangat penting untuk membantu anak dalam mengetahui perasaan dan emosi yang dirasakan. Perancangan buku ini menceritakan pengalaman sibling rivalry melalui berbagai sudut pandang anak yang berbeda yaitu anak sulung, tengah dan bungsu. Harapan buku ini agar sang anak dapat menyadari pentingnya keberadaan saudara dan saling memahami perasaan serta posisi satu sama lain sehingga media ini dapat menjadi perantara bagi kakak dan adik untuk mengekspresikan perasaannya.