digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Dicky Kurniawan.pdf
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER DICKY KURNIAWAN
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB1 DICKY KURNIAWAN
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB2 DICKY KURNIAWAN
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB3 DICKY KURNIAWAN
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB4 DICKY KURNIAWAN
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB5 DICKY KURNIAWAN
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA DICKY KURNIAWAN
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Energi fosil salah satunya minyak dan gas bumi merupakan energi yang masih mendominasi pada bauran energi nasional. Ketersediaan cadangan bahan bakar fosil masih menjadi tolak ukur pagi ketahanan suatu negara. Permasalahan pada lapangan adalah terdiri dari lapisan-lapisan tipis yang terisi hidrokarbon sehingga sulit untuk teridentifikasi serta pada penelitian sebelumnya ditemukan geometri yang mendukung untuk potensi hidrokarbon sehingga perlu dilakukan analisis metode lebih detail. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi AVO, inversi pre-stack simultan dan seismik atribut untuk mengidentifikasi serta memetakan gas dan fasies lingkungan pengendapan pada reservoir batupasir 990 sampai 1090. Data Seismik 3D post-stack digunakan sebagai data input untuk analisis fasies menggunakan metode seismik atribut, 3D pre-stack dan tujuh data sumur digunakan sebagai data input untuk analisis menggunakan metode AVO dan prestack inversi simultan. penggunaan atribut RMS Amplitude dapat mengidentifikasi fasies seismik lingkungan pengendapan disekitar target penelitian, terdapat 11 channel dan 1 slope fan yang menandakan potensi hidrokarbon pada daerah penelitian. Berdasarkan hasil crossplot AVO dan Inversi Simultan, dapat diidentifikasi metode AVO kurang sensitif untuk memisahkan hidrokarbon dengan background trend, sedangkan untuk crossplot yang sensitif dapat memisahkan anomali dengan background trend adalah menggunakan metode inversi simultan. Interval 990, 1010 dan 1050 dapat dipetakan persebaran resevoir gas berdasarkan hasil crossplot. Terdapat new potential reservoir gas pada total tiga interval 990, 1010 dan 1050, sedangkan pada target 1090 tidak dapat diidentifikasi karena memiliki net pay yang rendah serta dominan shale yang terisi air.