digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Muhamad Hanif Resgi Putranto
PUBLIC Alice Diniarti

COVER Muhamad Hanif Resgi Putranto
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB1 Muhamad Hanif Resgi Putranto
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB2 Muhamad Hanif Resgi Putranto
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB3 Muhamad Hanif Resgi Putranto
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB4 Muhamad Hanif Resgi Putranto
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Muhamad Hanif Resgi Putranto
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia merupakan salah satu negara yang terletak di wilayah Ring of Fire yang merupakan wilayah geologis teraktif di dunia. Akibatnya, Indonesia merupakan negara yang rawan akan terjadinya gempa bumi dan letusan gunung api. Salah satu pulau yang memiliki gunung api aktif terbanyak di Indonesia yaitu Pulau Jawa, beserta bahayabahaya erupsinya, salah satunya yaitu abu vulkanik. Keberadaan abu vulkanik gunung api sangat berbahaya bagi kesehatan, pertanian, keselamatan penerbangan, bahkan infrastruktur bangunan. Adanya potensi bahaya tersebut membuat keberadaan gunung api tersebut juga menjadi ancaman bagi masyarakat di Pulau Jawa. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan yaitu membuat peta potensi bahaya gunung api, namun yang tersedia saat ini hanya peta bahaya lahar dan kawasan rawan jatuhan dan aliran piroklastik, sementara itu untuk abu vulkanik yang dampaknya lebih luas belum terpetakan secara detail. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Peta Potensi Sebaran Abu Vulkanik akibat Erupsi Gunung Api di masa yang akan datang di Pulau Jawa. Pada penelitian ini, metode pemodelan sebaran abu vulkanik dilakukan secara probabilistik mengikuti prinsip Probabilistic Hazard Assessment (PHA) dengan menggunakan data historis gunung api Pulau Jawa, kekuatan letusan, serta kecepatan angin di sekitar gunung api tersebut. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak TephraProb. Hasil dari pemodelan ini yaitu Peta Sebaran Abu Vulkanik berdasarkan akumulasi abu vulkanik (kg/m2) serta peta bahaya terklasifikasinya dalam tiga kelas. Hasil menunjukkan bahwa sebaran abu vulkanik cukup bervariasi baik area persebarannya maupun akumulasi abunya berdasarkan perbedaan kekuatan letusannya.