Air limbah kolam ikan lele memiliki konsentrasi senyawa amonia yang cukup
tinggi dikarenakan pakan lele dan kotoran lele yang mengandung unsur nitrogen.
Salah satu solusi untuk mereduksi kandungan nutrisi di dalam air limbah kolam
ikan lele adalah dengan menggunakan Lemna minor. Lemna minor adalah
tanaman air mengapung yang biasa hidup di persawahan dan rawa-rawa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi Lemna minor dalam
melakukan fitoremediasi terhadap air limbah kolam ikan lele dalam kondisi batch.
Penelitian dilakukan selama 15 hari dengan variabel bebas berupa berat
Lemna minor dan variabel terikat yang diperiksa adalah konsentrasi COD, BOD
dan amonia. Dari penelitian ini, didapatkan tingkat removal amonia dan COD
paling besar terjadi pada variasi berat 75 gram atau kepadatan 0,42 kg/m2
yaitu
sebesar 80,62% dan 29,84%. Sementara, Lemna minor tidak berpengaruh untuk
mereduksi BOD dalam studi ini dikarenakan tingkat penyisihan pada kondisi
kontrol lebih besar daripada reaktor berisi Lemna minor. Korelasi antara berat dari
Lemna minor dengan penurunan konsentrasi amonia, COD dan BOD adalah berbanding lurus. Dikarenakan Lemna minor selama pengamatan mengalami
pengurangan biomassa.
Perpustakaan Digital ITB