digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2022 TA PP PURWO PUTRA RAMADHAN 1.pdf ]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia memiliki sumber daya geologi yang melimpah, salah satunya ialah batu mulia. Berbagai jenis batu mulia tersebar hampir di seluruh penjuru wilayah Indonesia dan harus dikelola menurut UU. No.23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup. Pengolahan batu mulia oleh pengrajin di Indonesia mayoritas dikelola menjadi perhiasan. Namun, tren batu mulia dengan bentuk perhiasan sedang menurun di pasar lokal dan tidak diminati oleh pasar internasional. Desa Datarnangka, Kabupaten Sukabumi, selama 2 tahun terakhir mengubah preferensi desain produk olahan batu mulia dari perhiasan menjadi dekorasi rumah mengikuti permintaan pasar internasional. Pengrajin di Desa Datarnangka membuat desain yang diminati di pasar dan juga berdasarkan pesanan. Hal tersebut megakibatkan produk olahan batu mulia desa ini tidak memiliki ciri khas dan banyak yang tidak mengetahui berasal dari daerah Sukabumi. Dengan dikombinasikan dengan teknik lampu Gentur dan juga menggunakan ikon budaya Sukabumi menjadi identitas produk, dapat menghasilkan desain yang baru di pasaran dan meningkatkan awareness bahwa daerah Sukabumi sebagai daerah penghasil produk olahan batu mulia sehingga dapat meningkatkan permintaan ekspor produk batu mulia dari Sukabumi.