digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Henny Alfianti
PUBLIC Alice Diniarti

BAB 1 Henny Alfianti
PUBLIC Alice Diniarti

BAB 2 Henny Alfianti
PUBLIC Alice Diniarti

BAB 3 Henny Alfianti
PUBLIC Alice Diniarti

BAB 4 Henny Alfianti
PUBLIC Alice Diniarti

BAB 5 Henny Alfianti
PUBLIC Alice Diniarti

PUSTAKA Henny Alfianti
PUBLIC Alice Diniarti

Crowdsourcing merupakan salah satu tren yang banyak dimanfaatkan oleh perusahaan dalam membantu pekerjaan. Crowdsourcing didefinisikan sebagai suatu aktifitas yang dilakukan oleh suatu perusahaan, yang mengambil salah satu fungsi pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh karyawannya menjadi disebarluaskan secara terbuka. Pemasaran merupakan proses manajerial yang dilakukan oleh individu ataupun kelompok dalam memperoleh kebutuhan dan keinginan mereka, dengan cara membuat dan mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain. Crowdsourcing pada bidang marketing relatif baru. Penelitian sebelumnya mengenai pengalokasian tugas, dan mekanisme pemberian insentif, tidak dapat di terapkan dalam crowdsourcing marketing, serta belum ada quality assurance terhadap kualitas kontribusi dari berbagai jenis task di dalam crowdsourcing marketing. Oleh sebab itu, penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi crowdsourcing marketing yang memiliki quality assurance serta mekanisme pemberian insentif, sesuai dengan kualitas kontribusinya. Quality assurance yang digunakan yaitu worker modelling untuk jenis task product development dan golden injected method untuk jenis task market research (survey). Sedangkan mekanisme pemberian insentif yang digunakan adalah financial reward dan gamification. Berdasarkan hasil pengujian, 77.3 % dari jawaban responden, menunjukkan tingginya ketertarikan pengguna terhadap mekanisme insentif menggunakan gamifikasi. Selain itu, quality assurance telah diuji dapat meningkatkan kualitas dari kontribusi dan mekanisme insentif yang diberikan akan sesuai dengan kontribusi yang di berikan worker, sehingga requester dapat menghemat biaya yang dikeluarkan.