digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Nur Husna Qadirah Binti Zulhas
Terbatas Irwan Sofiyan
» ITB

Di PKS East, terdapat beberapa sistem konveyor vertikal dimana salah satunya adalah konveyor TRP-A8H. Pada sistem konveyor ini, kondisi desain yang meliputi breaking load minimum dan faktor keamanan sangatlah diperlukan. Selain itu, perlu juga dilakukan analisis kegagalan lelah akibat sambungan interferensi pada assembly rantai dengan mengevaluasi tegangan kontak antarmuka pin-hole dan bushing-hole, dimana kegagalan lelah komponen rantai ditentukan dengan diagram Soderberg. Pengaruh sambungan interferensi pada kekuatan lelah rantai, serta kegagalan fretting perlu juga untuk dianalisis. Dengan menggunakan metode analitis, diperoleh nilai breaking load minimum sebesar 4,48 kN dengan nilai faktor keamanan 43,79 yang dinilai terlalu besar. Tegangan kontak von-Mises yang dihitung menggunakan persamaan Lame menghasilkan perbedaan ± 10% apabila dibandingkan dengan metode numerik. Kekuatan lelah komponen rantai dievaluasi dengan menerapkan beban maksimum dan minimum sebagai input simulasi numerik yang dilakukan, yang kemudian dilanjutkan dengan memplot tegangan rata-rata dan bolak-balik yang diperoleh dalam diagram Soderberg. Sambungan tanpa interferensi dibandingkan dengan sambungan interferensi untuk menunjukkan pengaruh sambungan interferensi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sambungan interferensi membantu mengurangi tegangan bolak-balik dan rata-rata, sehingga memperpanjang umur kelelahan rantai. Kegagalan fretting dievaluasi dari status permukaan kontak dan dibandingkan dengan penelitian sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa ketika beban meningkat, permukaan yang awalnya berkontak menjadi tidak berkontak, yang membantu memperpendek umur kelelahan rantai.