digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2019 TA PP NATHAYA RAHMASAR OSCAR 1.pdf?
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» ITB

Indonesia tidak pernah lepas dari permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh limbah kering maupun limbah basah. Limbah dihasilkan oleh proses pembuangan salah satunya pada industri tekstil. Menurut Kementerian Koordinator Perekonomian (2011: 77-79) satu industri unggulan di koridor pulau Jawa adalah industri tekstil dan produk tekstil, hal ini menjadikan industri tekstil berperan penting dalam menyumbang devisa nasional dan juga penyerapan tenaga kerja. Kabupaten Garut, Jawa Barat sudah terkenal sebagai daerah penghasil tenun sutera proses pembuatannya masih menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Bahan baku sutera yang digunakan 95% adalah impor dari China dan setiap tahunnya harga bahan baku akan meningkat. Meningkatnya permintaan kain tenun sutera menyebabkan menumpuknya limbah sutera yang dihasilkan karena beberapa pengrajin tidak mengolahnya kembali sehingga sangat disayangkan jika limbah sutera tidak dimanfaatkan kembali. Metode penelitian yaitu mengolah kembali limbah tenun sutera dengan teknik reka benang, bentuk upaya untuk mengurangi limbah sutera dengan mengekplorasi teknik reka benang yang diaplikasikan pada tenun Garut.