digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2018_TA_PP_ANIS_KHOIRUN_NISA_1_-_COVER.pdf
Terbatas  Erlin Marliana Effendi
» Gedung UPT Perpustakaan

2018_TA_PP_ANIS_KHOIRUN_NISA_1_-_BAB_I.pdf
Terbatas  Erlin Marliana Effendi
» Gedung UPT Perpustakaan

2018_TA_PP_ANIS_KHOIRUN_NISA_1_-_BAB_II.pdf
Terbatas  Erlin Marliana Effendi
» Gedung UPT Perpustakaan

2018_TA_PP_ANIS_KHOIRUN_NISA_1_-_BAB_III.pdf
Terbatas  Erlin Marliana Effendi
» Gedung UPT Perpustakaan

2018_TA_PP_ANIS_KHOIRUN_NISA_1_-_BAB_IV.pdf
Terbatas  Erlin Marliana Effendi
» Gedung UPT Perpustakaan

2018_TA_PP_ANIS_KHOIRUN_NISA_1_-_BAB_V.pdf
Terbatas  Erlin Marliana Effendi
» Gedung UPT Perpustakaan

2018_TA_PP_ANIS_KHOIRUN_NISA_1_-_PUSTAKA.pdf
Terbatas  Erlin Marliana Effendi
» Gedung UPT Perpustakaan

Pesawat glider atau sailplane sering digunakan untuk keperluan olahraga terbang layang. Pesawat yang dianalisis pada tugas akhir ini adalah pesawat Glider GL-1 yang saat ini sedang dilakukan penelitian dan pengembangannya di Indonesia. Pesawat tersebut mempunyai sayap dengan aspect ratio tinggi. Salah satu masalah aeroelastik pesawat dengan aspect ratio tinggi adalah flutter. Untuk memenuhi kebutuhan sertifikasi, maka pembuatan pesawat ini harus memenuhi regulasi yang ada. Regulasi yang mengatur tentang flutter pada pesawat sailplane tercantum dalam EASA CS 22. Dimana, dinyatakan bahwa pesawat tidak boleh mengalami flutter. Untuk keperluan proses desain maka pada tugas akhir ini dilakukan analisis struktur pada sayap pesawat glider GL-1 yang berbahan dasar komposit dengan menggunakan metode elemen hingga. Perhitungan distribusi gaya aerodinamika menggunakan metode Doublet-Lattice, sedangkan flutter dilakukan dengan metode P-K. Analisis dilakukan pada dua jenis model, yaitu model sayap sederhana (clean wing) dan model sayap dengan control surface. Berbagai variasi parameter dikaji dan dilihat pengaruhnya terhadap kecepatan flutter. Parameter yang divariasikan adalah jenis material, besar kekakuan batang, dan besarnya massa tambahan aileron sebagai mass balance, dan variasi bilangan Mach. Hasil yang didapatkan dari tugas akhir ini adalah, grafik plot kecepatan- frekuensi, dan kecepatan-damping. Selain itu, data kecepatan flutter di plot kedalam flight envelope, sehingga diketahui flutter envelope dari sayap. Dari data flutter envelope dapat disimpulkan apakah sayap pesawat aman dari flutter atau tidak.