2019_TS_PP_Harry_Kurniawan_Nugraha_29117235_Abstrak.pdf
PUBLIC Open In Flipbook Yose Ali Rahman
Perkembangan teknologi digital pada aktivitas manusia telah mengubah perilaku manusia saat
ini. Sejak lima tahun terakhir, Indonesia telah menjadi salah satu pengembangan produk baru
dengan inovasi yang sangat massiv dan mendisrupsi banyak metode atau proses konvensional
terutama dalam pembelian dan permintaan suatu produk atau layanan. Sebagai manusia,
adopsi hal baru adalah proses yang sulit dan membutuhkan waktu untuk membuat hal-hal
baru menjadi hal yang biasa. Adopsi teknologi menjadi sebuah permasalahan dimana tidak
semua produk siap untuk mengadopsi teknologi dimana memanfaatkan aplikasi ponsel
sebagai kanal distribusi. Dalam analisa permasalahan yang dilakukan, diketahui bahwa
terdapat lima segmentasi atau kelompok sosial dalam proses adopsi teknologi. Studi ini akan
membahas sebuah perusahaan bernama MuslimApp. Salah satu layanan MuslimApp yaitu
memberikan kemudahan konsumen untuk dapat membeli produk aqiqah dan qurban melalui
aplikasi ponsel. Aqiqah dan qurban dapat dikategorikan sebagai produk yang memiliki
segmentasi khusus seperti early majority dan late majority. Dalam teori siklus adopsi
teknologi, segmentasi early majority dan late majority memiliki karakter dimana mereka
membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses adopsi teknologi. Untuk mengetahui
bagaimana cara untuk dapat menjangkau segmentasi early dan late majority, penelitian ini
dilakukan untuk dapat mencari faktor yang dapat mempercepat dan mempermudah proses
adopsi teknologi. Diskon, reputasi perusahaan dan tampilan serta kemudahan aplikasi menjadi
faktor yang dapat mempengaruhi adopsi teknologi. Dalam proses implementasi, penelitian ini
memberikan sebuah rekomendasi mengenai proses maupun pola perjalanan konsumen untuk
dapat mengadopsi teknologi dengan bantuan TAM (Technology Adoption Model) sebagai
model dalam proses implementasi.
Dalam proses analisa permasalahan adopsi teknologi utnuk MuslimApp, penulis menemukan
fakta bahwa sebagian besar transaksi untuk produk aqiqah dan qurban masih didominasi oleh
transaksi manual. Hal ini disebabkan oleh profil konsumen aqiqah dan qurban dimana
didominasi oleh mereka dengan umur, perilaku dan ketertarikan yang berbeda dengan
generasi yang menyukai teknologi. Didalam model siklus adopsi teknologi, terdapat sebuah
jurang pemisah antara eraly adopters dan early majority. Jurang pemisah ini yang
menyebabkan proses transaksi aqiqah dan qurban masih disominasi oleh transaksi laring.
Dalam penelitian sebelumnya, terdapat beberapa faktor yang dapat membantu proses adopsi
teknologi seperti kemudahan dalam penggunaan teknologi dan manfaat yang harus dirasakan
konsumen lebih besar dari metode konvensional. Untuk memenuhi faktor tersebut,
perusahaan berbasis layanan aplikasi wajib untuk menyediakan aplikasi yang mudah
digunakan dan manfaat yang lebih dalam proses transaksi sebuah produk melalui aplikasi
seperti contoh menggunakan diskon untuk transaksi melaui aplikasi. Selain itu, reputasi
perusahaan merupakan salah satu aspke penting untuk dapat memberikan rasa aman dan
kepercaaan untuk konsumen yang melakukan transaksi utnuk pertama kalinya. Tiga faktir
tersebut merupakan faktor yang dapat perusahaan implementasi sebagai bentuk strategi
penetrasi pasar.
Dalam proses implementasi, penelitian ini memberikan gambaran tentang proises yang terjadi
utnuk dapat membantu early adopters, early majority dan late majority dalam proses adospi
teknologi. Proses tersebut diawali dengan memastikan infrasturktur teknologi sebuah
perusahaan telah memadai. Kemudian memperiapkan kekuatan internal perusahaan seperti
struktur organisasi hingga kultur perusahaan disamping mempersiapkan strategi penetrasi
dengan ketika faktor yang ditemukan. Early adopters akan memberikan pengaruh kepada
early majority sehingga ketika early majority dan late majority telah mengadopsi teknologi,
maka dampak sosial ini akan mendorong late majority untuk mengadopsi teknologi dan pada
akhirnya perusahaan akan mendapatkan pangsa pasar yang optimal dan meningkatkan
pendapatan perusahaan dikemudaian hari.
Perpustakaan Digital ITB