Dalam melaksanakan operasi pertahanan udara, Arhanud mempunyai Pos Komando Daerah Pertahanan Udara Mobile (Posko Dahanud Mobile). Posko Dahanud Mobile adalah suatu pusat pengendalian operasional dari dahanud dimana dandahanud menyelenggarakan komando dan pengendalian operasional terhadap semua satuan Arhanud dan unsur-unsur lain yang ada dibawah perintahnya. Pada saat ini, keterbatasan kemampuan untuk mengetahui posisi kawan dan sasaran menyebabkan susahnya untuk menentukan pola penataan satuan karena jumlah posko dahanud mobile semakin banyak dan tersebar di seluruh Indonesia.
Pada penelitian ini difokuskan pada merancang dan membangun sistem yang dapat mengirimkan data geolokasi dan menvisualisasikan data geolokasi personel atau unit, dan memprediksi pola kecepatan kesiapan personel TNI AD dalam penentuan gelar kekuatan. Pengiriman data geolokasi dan visualisasi data geolokasi diimplementasikan pada aplikasi GPS, aplikasi android dan aplikasi peta georef. Pada penelitian ini mengimplementasikan metode jaringan syaraf tiruan backpropagation untuk menganalisa kecepatan kesiapan personel TNI AD.
Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pengiriman data geolokasi dan visualisasi data dapat diimplementasikan pada aplikasi android, aplikasi GPS, aplikasi georef dan penggunaan metode backpropagation berhasil digunakan untuk memprediksi kecepatan kesiapan personel TNI AD dengan mendapatkan rata-rata akurasi 94.78% dari 70 data testing dan 120 data training.
Perpustakaan Digital ITB