digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Daerah penelitian berada di daerah Jampang Tengah dan sekitarnya, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Secara Geografis, berlokasi di Datum WGS 84, Zona -48, dengan koordinat 694000-699000 dan 9218000-9223000 dan luas daerah 25 km2 (5x5 km). Daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan geomorfologi, yaitu Satuan Perbukitan Antiklin, Satuan Lembah Sinklin dan Satuan Aluvial. Berdasarkan kenampakan ciri litologi, daerah penelitian dibagi menjadi lima satuan batuan tidak resmi, dari tua ke muda yaitu Satuan Tuf, Satuan Breksi, Satuan Batugamping A, Satuan Batugamping B, dan Satuan Aluvial. Satuan Tuf dan Satuan Breksi disetarakan dengan Formasi Jampang, sedangkan Satuan Batugamping A dan Satuan Batugamping B disetarakan dengan Formasi Bojonglopang yang berupa batugamping terumbu dan batugamping bioklastik. Pada Miosen Awal, Satuan Tuf diendapkan melalui mekanisme arus gravitasi piroklastik aktivitas gunung api pada lingkungan laut. Setelah itu dengan mekanisme yang sama Satuan Breksi yang diendapkan di lingkungan laut. Aktivitas vulkanisme berkurang hingga mati ditandai oleh diendapkannya Satuan Batugamping A yang didominasi foraminifera di bagian bawah lalu diiukuti oleh Satuan Batugamping B yang didominasi oleh terumbu. Perubahan dominasi ini diinterpretasikan sebagai relatif muka air laut turun. Setelah itu, terjadi tektonik aktif yang membuat struktur geologi berupa kemiringan lapisan, perlipatan, dan sesar yang terangkum dalam sistem sesar robekan oblik. Erosi terus terjadi dan endapan aluvial terus diendapkan sampai sekarang.