Sumur BWS-H01 (TOD 451 m, inklinasi 90o) terdiri atas tuf, andesit, batugamping wackestone foraminifera planktonik, dan diorit. Pada sumur BWS-H01 juga ditemukan breksi sesar dan gouge. Tekstur urat yang ditemukan berupa massive kuarsa dan massive kalsit, serta sugary kalsit. Alterasi hidrotermal yang berkembang berupa Zona Serisit-Kalsit-Kuarsa (Zona Filik), Zona Klorit-Epidot-Kalsit±Adularia (Zona Propilitik), dan Zona Kaolinit-Illit-Monmorilonit-Dikit-Kuarsa (Zona Argilik), serta Zona Silifikasi. Mineral sulfida yang hadir berupa pirit, kalkopirit, dan kovelit. Berdasarkan geokimia analisis didapat asosiasi unsur berupa Au, Cu, Pb, Ag, Zn, As, dan Sb. Inklusi fluida pengukuran pada kuarsa dan kalsit menghasilkan temperatur homogenisasi 100 - 219oC. Analisis PIMA (Portable Infrared Mineral Analyzer) pada sampel teralterasi memperlihatkan alunit dan diaspor yang pada berkaitan dengan sistem epitermal sulfida tinggi. Berdasarkan zona kumpulan mineral alterasi hidrotermal, mineral sulfida, analisis geokimia dan temperatur inklusi fluida, maka alterasi dan mineralisasi BWS-H01 diinterpretasi sebagai endapan epitermal sulfida rendah dengan adanya sisa-sisa dari endapan epitermal sulfida tinggi sebelumnya.