Article Details

ISOLASI SENYAWA INHIBITOR ENZIM XANTIN OKSIDASE DARI SIDAGURI (SIDA RHOMBIFOLIA L.)

Oleh   Zhaqina Tun Islamiyah [20720006]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. apt. Muhamad Insanu, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SF - Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi
Subjek :
Kata Kunci : Luteolin-7-O-rutinosida, Rutin, Sidaguri, Xantin oksidase.
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 28 Jun 2022

Latar belakang dan tujuan: Hiperurisemia disebabkan karena adanya gangguan metabolisme purin yang produk akhirnya merupakan asam urat. Di Indonesia sendiri jumlah penderita asam urat bervariasi di setiap daerahnya. Selain menggunakan obat sintesis, digunakan juga obat herbal untuk menurunkan asam urat. Salah satu tanaman yang digunakan untuk menurunkan hiperurisemia adalah sidaguri (Sida rhombifolia L.). Di Cina, sidaguri digunakan untuk mengobati asam urat, ambeien, gangguan ginjal dan rematik baik itu menggunakan bagian tertentu, maupun seluruh bagian tanaman. Penelitian terhadap daun sidaguri menunjukkan adanya aktivitas penghambatan xantin oksidase. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan isolasi senyawa inhibitor enzim xantin oksidase bagian tanaman sidaguri yang berada di atas permukaan tanah. Metode: Pengumpulan sampel dilakukan di Bandung, Jawa Barat. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi menggunakan etanol 96%. Tahapan isolasi dimulai dari fraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair, dilanjutkan pemisahan dengan kromatografi cair vakum serta kromatografi kolom. Setiap prosesnya dipantau dengan kromatografi lapis tipis. Pengujian hambatan Xantin Oksidase dilakukan terhadap ekstrak, fraksi dan isolat menggunakan alat microplate reader pada ? 290 nm. Identifikasi senyawa dilakukan menggunakan spektrofotometri UV- sinar tampak, HPLC, NMR dan UPLC-ESI-MS/MS. Hasil: Nilai IC50 fraksi etil asetat lebih tinggi dari pada ekstrak etanol, fraksi n-heksan dan fraksi air sehingga dilanjutkan ke tahap isolasi. Berdasarkan hasil elusidasi struktur isolat 1 menunjukkan panjang gelombang maksimal pita 1 adalah 313,87 nm dan pita 2 adalah 266,87 nm. Hasil ms menunjukkan bahwa nilai m/z isolat 1 adalah 594 yang merupakan senyawa luteolin-7-O-rutinosida. Isolat 2 adalah senyawa rutin karena mempunyai waktu retensi yang sama dengan pembanding rutin saat dilakukan identifikasi menggunakan HPLC. Nilai IC50 senyawa 1 dan 2 berturutturut adalah 62,68± 0,10 µg/mL dan 19,1± 0,23 µg/mL. Kesimpulan: Telah berhasil diisolasi 2 senyawa flavonoid dari ekstrak etanol tanaman Sidaguri (Sida rhombifolia L) yaitu Luteolin 7-O Rutinosida dan Rutin. Hasil uji aktivitas penghambatan Xantin Oxidase kedua senyawa tersebut menunjukkan nilai IC50 secara berurutan adalah 62,68± 0,12 µg/mL dan 19,1± 0,01 µg/mL.