Artikel Terbaru

PENGEMBANGAN METODE KAJIAN KARDIOTOKSISITAS SECARA IN SILICO SEBAGAI BAGIAN DARI KAJIAN KEAMANAN SENYAWA BAHAN TAMBAHAN PANGAN BARU

Oleh   Hana Mutiara Nirwana [20720036]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr.rer.nat. Rahmana Emran Kartasasmita, M.Si.;Dr. Fransiska Kurniawan, S.Farm., M.Si.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SF - Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : Bahan tambahan pangan, Kardiotoksisitas, Topoisomerase II?, Pred- hERG, Simulasi Dinamika Molekul,
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-06-24 04:07:58

Bahan tambahan pangan (BTP) merupakan senyawa yang berpotensi memicu efek biologis tertentu ketika masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, BTP perlu dipastikan keamanannya sebelum digunakan. Salah satu komponen keamanan tersebut ialah tidak adanya efek toksik yang mungkin ditimbulkan seperti kardiotoksisitas. Kardiotoksisitas atau toksisitas terhadap jantung merupakan efek samping dari beberapa jenis obat-obatan khususnya adalah obat kemoterapi. Salah satu mekanisme dari kardiotoksisitas yang ditimbulkan ialah melalui interaksi senyawa penginduksi dengan enzim Topoisomerase II? yang banyak terdapat di kardiomiosit. Interaksi ini menghasilkan kompleks enzim-DNA-senyawa penginduksi yang dapat memicu kardiomiopati. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hasil prediksi kardiotoksisitas bahan tambahan pangan dengan PredhERG dan mengembangkan metode prediksi kardiotoksisitas baru dengan simulasi docking dan dinamika molekul. Melalui pengembangan metode yang dilakukan, diperoleh bahwa interaksi senyawa dengan kompleks enzim Topoisomerase II? dan DNA yang menyebabkan kardiotoksisitas adalah berupa interkalasi senyawa pada celah DNA di sekitar nukleosida DC11, DA12, dan DG13. Dengan metode ini pula, BTP 9-oktadesenal, 2-feniltiofen, dan ?-tokoferol yang diprediksi toksik melalui Pred-hERG terbukti aman dan tidak dapat membentuk cleavage complex dengan Topoisomerase II? dan DNA .