Article Details

KAJIAN PUSTAKA USAHA PENINGKATAN DISOLUSI RAMIPRIL DAN PENCEGAHAN SINTERING RAMIPRIL MELALUI PEMBENTUKAN KOKRISTAL SERTA SCREENING KOFORMERNYA SECARA IN SILICO

Oleh   Fauzi Akbar Rustandi [10716012]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Saleh Wikarsa, S.Si., Apt., M.Si., DEA; Dr. apt. Yuda Prasetya Nugraha
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SF - Sains dan Teknologi Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : Ramipril, disolusi, kokristal, Cambridge Structural Database, screening, sintering
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-25 13:09:37

Ramipril merupakan obat golongan angiotensin converting enzyme inhibitor (ACEI). Berdasarkan Biopharmaceutical Classification System (BCS), ramipril diklasifikasikan pada golongan BCS kelas II yang memiliki kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi. Kelarutan yang rendah ini berimplikasi kepada kecepatan disolusi yang rendah. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa ramipril mengalami sintering sehingga kecepatan disolusi tablet ramipril mengalami penurunan dibandingkan dengan bentuk serbuknya. Salah satu usaha untuk meningkatkan kecepatan disolusi dan pencegahan sintering adalah melalui pembentukan kokristal. Berdasarkan kajian pustaka, kokristal terbukti dapat memperbaiki sifat fisikokimia dari berbagai bahan aktif farmasi (BAF). Keberhasilan pembentukan suatu kokristal ditentukan dari pemilihan koformer yang tepat melalui tahap screening. Pada penelitian ini, screening dilakukan secara in silico menggunakan perangkat lunak Cambridge Structural Database (CSD). Metode screening ini berlandaskan pada molekular dekskriptor dan kecenderungan pembentukan ikatan hidrogen (hydrogen bond propensity). Didapatkan bahwa koformer asam hipurat, vanilin, dan sakarin memiliki hit rate berturut-turut sebesar 50, 80, dan 30% dengan ?propensity sebesar 0,1, 0,06, dan 0,01. Hal tersebut menunjukan bahwa ketiga koformer tersebut berpotensi untuk membentuk kokristal dengan ramipril.