Article Details

STUDI PENGARUH TEMPERATUR TAHAP I RENTANG 600OC - 640OC PADA PERLAKUAN PANAS DUA TAHAP BAJA MANGAN G-X120MN12

Oleh   Nicholas Dariel [13715041]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Budi Hartono Setiamarga;Ery Hidayat,S.T.,M.T;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTMD - Teknik Material
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek : Engineering & allied operations
Kata Kunci : Baja mangan G-X120Mn12, perlakuan panas dua tahap, dispersed hardened austenite.
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 8 file
Tanggal Input : 2020-05-13 10:29:54

Generic placeholder image
BAB 2 Nicholas Dariel

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 3 Nicholas Dariel

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan


Baja mangan biasa dipakai untuk kepentingan industri karena memiliki sifat unik yang mengombinasikan ketangguhan dan keuletan yang tinggi, kapasitas work hardening yang tinggi, dan juga ketahanan aus. Untuk meningkatkan ketahanan terhadap retak, dapat ditingkatkan ketangguhan dari baja mangan dengan memberikan proses perlakuan panas. Dalam penelitian ini, dilakukan 3 jenis perlakuan panas dengan variasi temperatur pemanasan tahap pertama pada 600oC, 620oC, dan 640oC selama 3 jam, kemudian dilanjutkan pada pemanasan tahap kedua pada temperatur 1000oC selama 1,5 jam, kemudian dilakukan water quench. Pada tahap pertama, karbida mulai berubah bentuk menjadi bulat dan mulai terurai serta terbentuknya perlit yang disebabkan oleh pertumbuhan inti ferit dan inti sementit selangkah demi selangkah yang tumbuh dengan gerakan lateral. Pada pemanasan dua tahap, perlit yang berbentuk lamellar akan berubah menjadi fasa austenit halus dengan koloni karbida halus tersebar dalam butir yang disebut dengan dispersed hardened austenite.