Article Details

INTEGRASI INDUSTRI 4.0 DENGAN LEAN PRODUCTION SYSTEM GUNA MEMBANGUN SISTEM VIRTUAL PADA INDUSTRI PERAKITAN

Oleh   Meirina Yanti Putri Pane [23117004]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Yatna Yuwana Martawirya;Dr. Ir. Sri Raharno, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FTMD - Teknik Mesin
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek : Engineering & allied operations
Kata Kunci : sistem virtual, perencanaan produksi, lean production, Industri 4.0
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 7 file
Tanggal Input : 2020-04-30 13:46:46

Suatu perencanaan produksi akan memberikan hasil yang maksimal apabila didukung oleh aliran informasi yang memadai termasuk informasi pelaksanaan operasi yang akurat dan real time dari bengkel kerja atau shop floor di industri perakitan. Aliran informasi yang ada saat ini masih manual berupa kertas dan dokumen yang tidak terarsip dengan baik sehingga informasi dari bengkel kerja belum diperhitungkan pada pembuatan perencanaan produksi. Dengan memanfaatkan teknologi Industri 4.0, aliran informasi ini akan diubah menjadi bentuk virtual sehingga lebih mudah untuk didistribusikan secara real time. Sistem virtual akan menggunakan kaidah Lean Production System dalam perencanaan penjadwalan dengan tujuan optimasi aktivitas yang bernilai tambah guna mengurangi pemborosan kerja yang tidak perlu. Dengan demikian, fokus penelitian ini adalah membangun sistem virtual untuk mempermudah distribusi aliran informasi secara real time pada industri perakitan dengan penerapan teknologi Industri 4.0 yang diintegrasikan dengan kaidah Lean Production System. Metodologi penelitian ini dimulai dengan studi dan tinjauan pustaka terhadap perancangan model sistem virtual dengan memanfaatkan teknologi Industri 4.0 dan perencanaan penjadwalan menggunakan kaidah LPS yaitu sistem tarik. Kemudian dilakukan survei pada pabrik manufaktur yang dipilih sebagai proyek percontohan untuk mendapatkan data awal dalam menjalankan sistem. Setelah itu model diwujudkan dalam bentuk perangkat fisik yang dipasang di pabrik sehingga dapat disimulasikan. Dari pengolahan data hasil simulasi, sistem virtual menghasilkan informasi berupa aktivitas produksi secara real time berupa waktu pelaksanaan operasi, operator yang mengerjakan, kebutuhan bahan baku, dan kemajuan proses produksi suatu produk. Hasil pengolahan data kemudian akan dianalisis untuk melihat kesesuaian antara penjadwalan dengan pelaksanaan operasi real. Perbedaan dalam pelaksanaan akan memberikan masukan untuk penjadawalan ulang perencanaan produksi sehingga dapat mengurangi pemborosan yang tidak perlu dan mengoptimasi kerja produktif.