Article Details

PERKEMBANGAN KLASTER KREATIF DI KAWASAN TRUNOJOYO KOTA BANDUNG

Oleh   Dwitya Hemanto [25614010]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr.-Ing. Ir. Himasari Hanan, MAE;Ir. Indra Budiman Syamwil, M.Sc., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SAPPK - Rancang Kota
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan
Subjek : Landscape design of cemeteries
Kata Kunci : Klaster Kreatif, Industri Kreatif, Morfologi Kota, Bandung
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 14 file
Tanggal Input : 03 Jul 2019

Tesis rencang kota mengenai perkembangan kluster kreatif Di Kawasan Trunojoyo Kota Bandung, dilakukan untuk merumuskan transformasi perkembangan klaster kreatif dan mengidentifikasi dapak perkembangan pelaku kreatif pada fisik lingkungan binaan Di Kawasan Trunojoyo. Penelitian dilakukan pada satu bagian dari Kota Bandung yang memperlihatkan kecenderungan dinamika perubahan dari heritage quater ke cultral quater, yaitu Kawasan Trunojoyo. Kemunculan para pelaku industri kreatif Di Kawasan Trunojoyo, telah memberikan suatu dampak yang besar bagi morfologi kawasan. Karena perubahan fisik pada kawasan sangat terlihat, namun tidak dipahami bagaimana proses perkembangannya sebagai klaster kreatif. Terdapat hal yang bersifat intangible dalam Klaster Kreatif Trunojoyo yaitu milieu, yang justru memperlihatkan kualitas exchange di dalam klaster dan komunitas pada kawasan tersebut. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh suatu keadaan di masa lalu dan disebabkan oleh beberapa fakor yang bersifat abstrak. Metode yang digunakan dalam mengungkap transformasi kawasan adalah metode wawancara para pelaku kreatif, metode ini digunakan untuk mengungkap memori pelaku kreatif Di Kawasan Trunojoyo. Sedangkan metode yang digunakan untuk mengungkap intervensi fisik lingkungan binaan adalah metode observasi pada lingkungan binaan dan wawancara pada pelaku industri kreatif yang terpilih Di Kawasan Trunojoyo. Kawasan Trunojoyo pada saat ini memiliki karakter yang unik, namun belum dapat dikatakan bahwa kawasan ini adalah klaster kreatif, karena perkembangan kegiatan pelaku kreatif hanya membentuk stripe/ linier sepanjang koridor jalan. Terdapat banyak faktor yang belum dapat dimengerti oleh peneliti dan mungkin transformasi kawasan menjadi klaster kreatif masih terjadi.