Article Details

OVERPRESSURE DI LAPANGAN “X”, CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TIMUR: KARAKTERISTIK, PENYEBAB, DAN HUBUNGANNYA DENGAN AKUMULASI HIDROKARBON

Oleh   Danny Nursasono [22012002]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Agus Mochamad Ramdhan, S.T., M.T., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FITB - Teknik geologi
Fakultas : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
Subjek : Economic geology
Kata Kunci : tekanan berlebih, zona transisi, akumulasi hidrokarbon, ladang minyak Semberah
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 9 file
Tanggal Input : 2019-02-08 09:11:26

Lapangan “X” meruapakan salah satu Lapangan minyak dan gas yang terletak di daerah Cekungan Kutai. Semua sumur di Lapangan “X” ditajak menembus formasi Kampung Baru dan Formasi Balikpapan. Beberapa sumur pengeboran telah dilaporkan mengebor menembus zona overpressure. Beberapa sumur yang menembus zona overpressure tersebut pengeboran mengindikasikan adanya gangguan lubang sumur. Gangguan-gangguan tersebut berupa adanya bit trip, bi balling, loss, kick, gas buble dan yang paling sering dijumpai adalah conection gas, trip gas dan swab gas. Tidak jarang jika masalah-masalh tersebut tidak dapat ditanggulagi akan menyebabkan kick atau blow out. Hipotesis dari penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa Lapangan “X” memiliki zona transisi overpressure yang cukup tebal dan overpressure disebabkan oleh unloading compaction meliputi clay diagensis dan hydrocarbon generation. Dalam penelitian ini penulis mencoba menghubungkan penyebab terjadinya ovepressure dengan akumulasi hidrokarbon yang ada. Oleh karena itu dilakukan analisis pembentukan overpressure pada sumur-sumur pemboran di Lapangan “X” untuk mengetahui karakteristik, penyebab dan mengetahu hubungan overpressure dengan akumulasi hidrokarbon dengan detail. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menentukan zona overpressure menggunakan data pressure dari log talikawat (RFT, MDT dan RDT). Penelitian ini membandingakan antara overpressure dengan pantulan vitrinit unutk mengetahui hubungannya. Setelah selesai mengindetifikasi overpressure menggunkan data tekanan dan membuat peta ovepressure beserta penampang yang ber arah utara ke selatan. Kita dapat melihat tidak adanya hubungan secara langsung antara pantulan vitrinit dengan overpressure dan dari penampang ini kita melihat banyaknya batuan reservoir dengan akumulasi hidrokarbon dalam jumlah yang banyak dalam zona transisi overpressure. Disimpulkan bahwa overpressure memiliki peranan penting dalam banyaknya akumulasi hidrokarbon dalam reservoir di Lapangan “X”